Tentang Saya

2 Maret 2011 49 komentar

Anak Desa

Ya. Saya memang Cah nDesa. Lahir di desa, dari keluarga besar yang juga hidup di desa. Baca selanjutnya…

Iklan

Tetap Dalam Kemumetan

Kredo blog Satap9.com, “berprestasi dalam kemumetan” itu bukan main-main. Betapa saya ini mumet dengan berbagai kesibukan yang saya munculkan sendiri.

Tapi mumet itu juga indah. Ibarat kata, saya ini “wong legan golek momongan”. Jika tidak paham bahasa jawa, saya bantu menerjemahkan. Wong legan itu artinya Baca selanjutnya…

NDELOK MANTEN

Ndelok Manten

Lain dulu lain sekarang. Jaman semakin maju dan berkembang. Ilmu pengetahuan dan teknologi melaju cepat seakan tanpa hambatan. Tahu-tahu kita sudah berada di jaman yang penuh dengan perubahan. Ya, kita tak dapat menampik adanya perubahan jaman. Apa ini pernah engkau rasakan?

ingat massa kecil dulu, saat sebutir telur dibagi menjadi tujuh. Itu nyata dan tak mengada-ada. Kita punya ayam tapi hampir tak pernah makan daging dan telor ayam. Sebab beberapa ekor ayam cukup untuk membayar biaya pendidikan. Maka pesta pernikahan tetangga adalah salah satu kesempatan. Baca selanjutnya…

Pilih Berhati-hati

22 Februari 2019 Tinggalkan komentar

Ada seorang yang mengatakan bahwa saya cenderung mencari aman dengan tidak menulis masalah politik. Tuduhan ini sungguh tak benar dan tidak pula bisa dibenarkan. Saya tidak pernah membahas perpolitikan negeri ini karena memang tak paham. Sama sekali tidak paham, bahkan sedikit mengerti saja tidak sama sekali. Jadi tidak mengerti itu berbeda makna dengan menghindari.

Mengapa tak pernah lagi menulis tentang motivasi? Lho, emang dulu pernah? Saya bukanlah seorang motivator. Tak paham bagaimana cara memberi motivasi, juga siapa yang perlu atau butuh dimotivasi. Teman pesbuk yang jumlahnya ribuan itu hampir sebagian besar adalah motivator. Saya katakan demikian karena setiap hari ada ratusan kalimat-kalimat motivasi yang distatuskan. Ini luar biasa. Saya tinggal membaca, lalu menerapkan dalam setiap detik kehidupan kita. Saya khawatir jika menulis kalimat-kalimat bijak hanya akan menambah bahan tertawaan bagi mereka, ribuan teman pesbuk saya. Biarlah saya menulis sebatas kapasitas yang ada dan apa adanya. Tak perlu mengada-ada. Baca selanjutnya…

Kategori:Uncategorized

Like & Dislike

22 Februari 2019 Tinggalkan komentar

Sungguh tak ada yang ideal di dunia ini. Seperti dalam ilmu fisika, yang dimaksud sebagai fluida ideal itu benar-benar tidak ada. Fluida ideal hanyalah hayalan, atau paling banter yang paling mendekati ideal. Begitu juga pasangan (suami-istri) ideal, tak pernah ada di dunia ini. Pemimpin ideal? Sama saja. Tak ada pemimpin ideal.

Pemimpin ideal hanya ada dalam hayalan kita, manusia yg penuh dosa. Pemimpin ideal yg dapat memuaskan dan mengayomi seluruh rakyat hanya ada dalam imajinasi kita. Itulah yg kita sebut sebagai tokoh imajiner. Tokoh yang kita jadikan pemimpin dalam imajinasi, dalam hayalan, dalam angan-angan kita. Tokoh imajiner tak kan pernah ada dalam dunia nyata.

Maka perseteruan politik antara 2 kubu pendukung calon presiden tak akan pernah usai. Bahkan jika Panglima Soedirman atau Pangeran Diponegoro muncul kembali sekalipun.

Yang ada hanyalah like & dislike, rasa suka dan tidak suka. Itu saja.

Pertanyaannya, mengapa bisa muncul rasa like & dislike? Ya karena begitulah sifat dasar manusia politik. Maka dibutuhkan jiwa besar dalam berdemokrasi. Selama kita belum bisa sampai ke sana, masih terkungkung dalam kekerdilan jiwa dan pikir, demokrasi masih tetap akan jauh dari sekedar mimpi.

Suka sama tulisan saya? Like & share, jangan like & dislike. Haha..

Kategori:Uncategorized

+JOG YA?

+Jog ya?
-Ya Mbah..

Tahun 1997-1999, betapa sering saya nongkrong di warung kucing. Tahun itu begitu meriah di setiap malamnya. Di Bantul kala kecil dulu, saya dan teman-teman kampung mengenal warung itu dengan sebutan Bonanza. Sebuah warung kopi lengkap dengan hidangan istimewa ala kampung yang tampil sederhana dengan lampu teplok sebagai penerang dan deklit untuk penahan angin. Jika ada orang nongkrong maka akan tampak bayangan dari belakang layar, Mirip film Bonanza jaman itu. HIK (Hidangan Istimewa Kampung) begitu orang Solo menyebutnya.

Sejak akhir tahun 97 hingga sekarang, warung kucing ini masih menjadi tempat favorit untuk nongkrong bagi sebagian orang. Obrolan politik tak tabu lagi, Dulu, jauh sebelum tahun 98, tak banyak orang yang berani bicara politik. Takut hilang sewaktu-waktu. Tapi mahasiswa seperti tak kenal takut. Menyusun strategi agitasi di warung kucing adalah hal biasa. Rakyat musti dididik politik. Jangan pernah takut sama Soeharto. Lawan! Begitu semangatnya para aktifis mahasiswa kala itu. Tapi kini sudah berbeda. Berbeda tema, berbeda semangat perjuangannya. Tapi tetep, warung itu masih saja ramai pengunjung. Baca selanjutnya…

Kategori:Uncategorized

ORANG-ORANG KAYA

ORANG-ORANG KAYA

Siapakah orang-orang kaya?
Merakalah teman-teman saya.
Semua yang sudi berteman dengan saya adalah orang-orang kaya.
Yang tadinya miskin mendadak kaya.
Ya, hanya karena mau berteman dengan saya..
Selamat pagi, orang-orang kaya.

Tapi saya ini miskin, tak punya apa-apa.
Kata salah satu dari teman-teman saya.
TIDAK! Saya menjawab dengan sontak, sedikit membentak.
Bangga menjadi miskin sungguh tak layak. Baca selanjutnya…

Kategori:Uncategorized

Yogyakarta Championship 4

 

wp-15404136432941944982999.jpgBersama 6 teman sesama atlet dari Ponpes As-Salaam Temanggung, senin (221018) tepat setelah jemaah shalat dhuhur, Gista Sailaga Nuralfa Rahadian berangkat je Yogyakarta untuk mengikuti kejuaraan silat Yogyakarta championship 4 yg digelar di GOR Amongrogo Jogja.

Acara kejuaraan digelar selasa-rabu (23-24 oktober 2018).Menurut ketua Panitia Yogyakarta Championship, Romy Ardiansyah, ada sebanyak 3200 peserta, 10 gelanggang, 102 wasit dan 350 kontingen dari seluruh Indonesia yang ikut dalam kejuaraan itu. Sungguh luar biasa, dan rencananya akan dicatatkan di Museum Rekor Indonesia (MURI). Baca selanjutnya…

Kategori:Uncategorized