Tentang Saya

2 Maret 2011 49 komentar

Anak Desa

Ya. Saya memang Cah nDesa. Lahir di desa, dari keluarga besar yang juga hidup di desa. Baca selanjutnya…

PLN oh PLN ;Pengalaman Pasang Baru Sambungan Listrik

7 Desember 2015 1 komentar

Beberapa bulan yang lalu saya memulai membangun rumah, sebab sudah bosen puluhan tahun jadi kontraktor. Tentu, di jaman sekarang ini kita butuh penerangan praktis, yang tidak bisa tidak harus berhubungan dengan PLN (Perusahaan Listrik Negara). Pucuk dicinta ulam tiba. Beberapa minggu sebelum pembangunan selesai, ada seorang petugas BTL (Biro Teknik Listrik) mendatangi saya dan menawarkan jasa pemasangan instalasi listrik lengkap dengan KWh meternya. Dengan kata lain, saya ditawari jasa pemasangan sambungan listrik baru. Saya mengiyakan, tapi saya minta sabar untuk bulan berikutnya setelah pembangunan rumah mendekati selesai. Pada saat itu saya tanya mengenai biaya/tarif pasang sambungan listrik baru. Katanya bergantung dayanya. Untuk 900 watt biayanya Rp. 1.600.000,- dan jika 1300 watt biayanya Rp 2.700.000,-. Saya pilih yang 900 watt, karena belum butuh daya besar dan biaya lebih ringan, tentu saja. Baca selanjutnya…

Stand Up Comedy

29 November 2015 Tinggalkan komentar

Pesbuk Comemedy

Selamat malam..
Pelawak itu setiap polahnya selalu mengundang gelak. Entah gelak turu po gelak mlayu, gak eruh aku.
Ini serius.
Jika Anda melihat pelawak kok gak ngguyu, itu artinya kudu cepatcepat periksa. Jangan-jangan syaraf tertawa Anda sudah putus. Tidak percaya? E.. jangan dikira cuma syaraf cinta saja yang bisa putus ya. Syaraf kaya juga bisa. Jika Anda sudah jungkir jempalik kerja kok gak kaya-kaya, saya khawatir srayaf kaya Anda butuh dibawa ke tukang las. Baca selanjutnya…

KASUNYATAN

27 November 2015 Tinggalkan komentar

Kasunyatan

Jaman cilik adu jangkrik
Rada gedhe adu gambar
Bareng tua adu jago.

Pitakone, apa sik diadu?
Jangkrik gambar jago
Jago gambar jangkrik.

JANGKRIK!

Semarang, Nov 2015

Kategori:Uncategorized

KONSPIRASI MIMPI

20 November 2015 Tinggalkan komentar

Konspirasi Mimpi

Pernahlah aku tidur berlamalama

hingga akhirnya mimpi bertemu bidadari

aku diam saja di hadapannya

terpesona oleh elok parasnya

hingga pagi menjelang

bisaku hanya tetap diam

lalu kulipat mimpi, kumasukkan ke almari besi.

Aku pengembara, merantau ke tanah jauh

di belantara jalan nan riuh, sepeda laju kukayuh

kuseberangi selat dan laut

kudayung sampan menembus kabut

ke tanah sebrang

hingga datang waktu kubuka kembali lipatan mimpi

mimpiku layu, lusuh dimakan waktu

tanah basah, negeri yang gemah ripah

terbentang jalan dari Anyer hingga Panarukan

layu dimakan sejarah, Sukabumi ke banyuwangi.

Semarang, 2015

Kategori:puisi, Uncategorized

SAJAK PERTEMUAN

20 November 2015 Tinggalkan komentar

Hai! Apa kabar?

Kau menyapaku dan tentu

aku kaget setengah rindu.

sekian lama kau menghilang

dan aku si penunggu waktu hampir

hampir saja menghapusmu dari memoriku.

 

Sehat? Aku terjingkat tak menjawab

kepada sosok di sampingmu mata tertuju

tak sadar tanganku merogoh kantong celana

yang masih terselip sekeping lima rupiah di sana

kutunjukkan kepadamu, dan

hai! itu sudah tak ada harganya.

 

Hari tlah sore, tanggal 17 seingat saya

aku harus menurunkan sang saka

lupa ngudhal bundhelannya

macet di tengah tiang itu bendera.

 

Semarang, 2015

 

 

SAJAK KEPADA MADU

20 November 2015 1 komentar

Sajak Kepada Madu

Madu adalah nama ayam hutanku. Dia yang paling lama kupiara di antara piaraan saya yang lainnya. Madu, belum lama aku memberinya nama itu. Awal mula kuberikan nama itu, tersebab sakit yang dideritanya. Suatu sore sepulang kerja, kulihat dia si Ayam Hutan begitu murung. Hidungnya sedikit meler, matanya sayu mendayu. Sesekali kepalanya diangkat dan terdengar suara seperti orang mendengkur. Ayam Hutanku kena gejala flu. Karena habis persediaan obat, kuberi dia sesendok madu. Dan sembuh. Tetapi kemudian lama tak kudengar suara kokoknya. Padahal di kala sehatnya, tiap jam 3 dini hari dia sudah mulai bersuara. Rindu aku. Setelah sekian lama, aku mendengar parau suaranya. Tak bisa dia berkokok sebagaimana layaknya. Pita suaranya rusak, mungkin madu yang kuberikan terlalu panas dirasa. Sejak itu kuberi dia nama; MADU. Baca selanjutnya…

KEPEDULIAN ITU

16 November 2015 2 komentar

Makhluk seperti apakah yang bernama kepedulian itu? Sejenis Raksasa semacam Dasamuka atau mungkin semacam dewa seperti Dewa Wisnu? Terus terang saya masih penasaran, sebab hingga kini belum pernah mampu menemu dan bertatap muka dengan sewujud kepedulian itu. Atau malah jangan-jangan dia makhluk tak berwujud selayaknya angin? Entahla.  Yang jelas, siapa pun dirinya, makhluk bernama kepedulian itu banyak yang mengidolakannya. Banyak manusia yang sangat suka menyebut-nyebutnya. Dan seringkali saya tak peduli itu. Mungkin saya manusia yang tak punya kepedulian, bisa jadi. Tapi apa pedulimu? Nah. Baca selanjutnya…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 103 pengikut lainnya