Archive

Archive for the ‘guru’ Category

Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran

2 Desember 2012 4 komentar

1.Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.

Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach) Baca selanjutnya…

SEHARIAN TIDAK MENGAJAR

10 Oktober 2012 1 komentar

Seharian Tadi Aku Tidak mengajar

Ya, seharian tadi aku telah melakukan sebuah kesalahan. Lebih parah lagi, kesalahan itu sengaja aku lakukan. Sebagai seorang guru, seharian tadi aku tidak mengajar. Meski masuk kelas, aku tetap memilih tidak melaksanakan tugasku sebagai seorang guru Matematika. Padahal aku telah menyiapkan segala perangkat yang kubutuhkan sedemikian rupa, karena aku masih berpedoman bahwa naik mimbar tanpa persiapan, turun mimbar tanpa penghormatan. Tapi begitulah; semua yang telah kupersiapkan dengan matang tak jadi aku sajikan.

Sebelumnya, mungkin perlu aku ceritakan pula bahwa aku megajar di sebuah sekolah yang letaknya sangat terpencil, jauh dari riuh gemuruh keramaian kota. dari pusat kota kabupaten, butuh waktu hampir 2 jam untuk sampai di sekolah tempatku mengajar. Pertama kali mengajar di sekolah ini aku sungguh kaget. Sebab bertahun-tahun aku mengajar di sekolah favorit di pusat ibu kota propinsi, kini harus mengajar di sekolah yang hanya terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa tak lebih dari 15 siswa tiap kelasnya. Tak hanya itu, tak ada fasilitas apapun selain ruang-ruang kelas itu. Bahkan untuk ruang guru, masih harus numpang di ruang guru sekolah dasar. Juga siswanya. Meski jauh dari pusat kota, perilaku dan budaya mereka tak jauh beda dengan anak kota. Baca selanjutnya…

Tanggung Jawab

17 Juni 2012 1 komentar

Realitas, kenyataan hidup, ternyata tak selalu harus berbanding lurus dengan apa yang kita rencanakan. Pun demikian yang terjadi pada kehidupanku. Sebagai anak dari keluarga terdidik, aku terbiasa membaca buku. Berpuluh buku sudah aku lalap habis semenjak masih duduk di bangku sekolah dasar hingga selesai perguruan tinggi. Bahkan selulus kuliah, aku semakin gila dengan kegemaranku. Membaca buku dan menulis. Ya, sejak kecil aku suka sekali membaca. Orang Tuaku serta kakak-kakakku selalu saja memberikan hadiah buku kepadaku, terutama saat hari perayaan kelahiranku. Juga menulis. aku suka sekali menulis semenjak masih di bangku sekolah, meski hanya sebatas dipajang di majalah dinding milik kelasku. Kegemaranku ini, membaca dan menulis, semakin menggila setelah aku masuk perguruan tinggi. Uang saku pemberian orang tua lebih banyak aku belikan buku ketimbang untuk kesenangan yang lain. Setiap ada kabar terbit novel atau antologi puisi terbaru, aku langsung mengejarnya di toko buku. Pernah terjadi, uang saku kiriman orang tua yang seharusnya cukup untuk satu bulan habis aku gunakan untuk membeli 3 set tetralogi. Terang saja Ibuku marah besar.  Baca selanjutnya…

Mimpi Jadi Pengusaha (1)

15 Juni 2012 2 komentar

Aku Guru. Sebenarbenarnya guru. Bapakku seorang guru, Ibuku juga guru. Kakakku guru, adikku juga guru. Ya, aku lahir, besar, hidup dalam keluarga guru. Penampilanku adalah selayaknya guru; wajahku wajah guru, jiwaku jiwa guru. Pun demikian, hidupku; HIDUP GURU.

Aku guru. Sungguhsungguh guru, yang patut digugu dan ditiru. Setidaknya bagi anak dan muridmuridku. Sekuat mungkin, dengan ketulusan hati serta kesungguhan jiwa, aku berusaha untuk tidak berkelakuan yang wagu tur saru. Meski sebagai guru swasta dengan honor yang tidak seberapa, aku tetap berusaha untuk tetap hidup bersahaja. Mengerahkan segala daya dan upaya, untuk tidak senantiasa mengeluh dan menyalahkan nasib. Menjadi guru adalah sebuah pilihan. Beruntung, suamiku juga mengerti akan hal itu. Dia paham akan tugastugasku sebagai guru. Tentu, karena suamiku juga seorang guru seperti diriku. Guru swasta. Baca selanjutnya…

Oh, Perempuan…

Di Ephesus pernah ada seorang perempuan yang ditinggal mati suaminya. Kecintaan pada suaminya telah membuatnya meletakkan jasadnya pada suatu peti mayat yang dijaganya setiap waktu.

Tak ada yang bisa memisahkannya dari jasad sang suami semenjak itu. Dia tinggal di pusara suaminya, meratapi kepergiannya, dan dengan sikapnya yang sangat setia itu dia menjadi sangat terkenal sebagai simbol kesetiaan seorang perempuan.

Suatu hari beberapa pencuri yang menjarah Kuil Zeus dihukum atas kejahatannya dengan hukuman salib. Untuk menjaga dari siapapun yang ingin mengambil mayat-mayat mereka, para prajurit diperintahkan untuk menjaganya. Tempat itu kebetulan dekat dengan pusara dimana si perempuan hidup menyendiri mendampingi jasad sang suami. Baca selanjutnya…

Menulis Butuh Bakat?

19 Mei 2012 1 komentar

Ya, sebagaimana ketrampilan yang lainnya, menulis juga harus didukung bakat yang kuat. Bagaimana, apakah Anda memiliki bakat untuk jadi penulis? Jika tidak, saya sarankan sudahi sampai di sini saja membaca tulisan ini. Dan saya akan sampaikan terima kasih karena telah membuka blog saya. 🙂 Tapi tunggu sebentar. Ada baiknya juga anda baca kisahku ini. Baca selanjutnya…

Pemuda Pemecah Batu

6 Juli 2011 4 komentar

Pada jaman dahulu kala, ada sebuah desa yang terletak di pinggir hutan dekat sungai yang lebar. Desa itu amat damai, makmur, warganya hidup rukun dan damai. Para orang lelaki tua menggarap sawah, para ibu memasak di rumah. Pemudanya? yah, para pemuda di desa itu sangat rajin mengerjakan pekerjaan mereka. Apa ekerjaannya? Memecah batu. Ya, setiap hari para pemuda itu bersenjatakan sebuah palu godam yang berukuran besar, memecah batu di peinggiran sungai dekat desa mereka. Para pemuda di desa itu terkenal kuat. Batubatu yang ada di hantamnya dengan sekali pukul, hancur berkepingkeping. Baca selanjutnya…