Archive

Archive for the ‘aya hutan’ Category

CATATAN PERJALANAN APAHI

20 September 2016 Tinggalkan komentar

ttd-not1APAHI melanjutkan langkahnya kembali.

Malam itu, tanggal 13 Agustus 2016 saya benar-benar tidak bisa tidur. Bagaimana tidak, teman-teman pelopor APAHI dari Kota jakarta, Surabaya, Jogja, Solo, Nganjuk dan lain-lain masih dalam perjalanan di kedinginan malam. Ada yang berkereta api, ada juga yang naik bis AKAP. Teman dari Jogja ada yang bersepeda motor. Lalu tegakah saya tidur keenakan? Tentu tidak bukan? Maka saya hampir setiap jam memantau teman-teman yang di perjalanan melalui pesawat telephone yang saya namai HP Cethuk. Baca selanjutnya…

SAJAK KEPADA MADU

20 November 2015 1 komentar

Sajak Kepada Madu

Madu adalah nama ayam hutanku. Dia yang paling lama kupiara di antara piaraan saya yang lainnya. Madu, belum lama aku memberinya nama itu. Awal mula kuberikan nama itu, tersebab sakit yang dideritanya. Suatu sore sepulang kerja, kulihat dia si Ayam Hutan begitu murung. Hidungnya sedikit meler, matanya sayu mendayu. Sesekali kepalanya diangkat dan terdengar suara seperti orang mendengkur. Ayam Hutanku kena gejala flu. Karena habis persediaan obat, kuberi dia sesendok madu. Dan sembuh. Tetapi kemudian lama tak kudengar suara kokoknya. Padahal di kala sehatnya, tiap jam 3 dini hari dia sudah mulai bersuara. Rindu aku. Setelah sekian lama, aku mendengar parau suaranya. Tak bisa dia berkokok sebagaimana layaknya. Pita suaranya rusak, mungkin madu yang kuberikan terlalu panas dirasa. Sejak itu kuberi dia nama; MADU. Baca selanjutnya…

PROFIL PENGUSAHA BEKISAR APAHI (2)

27 Januari 2014 6 komentar

936108_128839117309463_633183629_nMenyambung tulisan sebelumnya tentang profil pengusaha (Peternak/breeder) bekisar yang ada di APAHI (Asosiasi Pelestari Ayam Hutan Indonesia), kali ini saya akan kupas sosok yang kedua. Akan diceritakan dalam tulisan ini tentang suka-duka beternak ayam bekisar. Tentu saja tak jauh beda dengan beternak unggas jenis lainnya, sebab banyak juga rekan yang mengalami hal yang sama. Ada kalanya meraup untung super banyak, namun di saat lain bisa juga mengalami bencana besar; seluruh ayam mati karena perubahan musim dan virus yang tak terkendalikan. Berikut ulasannya. Baca selanjutnya…

PROFIL PENGUSAHA BEKISAR APAHI

25 Januari 2014 6 komentar

Beternak bekisar hingga saat ini masih termasuk peluang usaha yang menjanjikan. Sebab tak banyak orang yang mampu menjalankannya. Bekisar adalah ayam hasil silangan (hibryd) antara ayam hutan hijau (AHH) dan ayam kampung. Jadi bahan pokok yang dibutuhkan hanyalah Ayam Hutan Hijau yang siap kawin dan Ayam betina (babon) kampung yang siap bertelur. Dari sekian banyak anggota APAHI (Asosiasi Pelestari Ayam Hutan Indonesia) baru ada sekitar 5 anggota yang mampu menghasilkan bekisar secara massal. Anggota lain tentu saja bisa, namun dalam jumlah terbatas dan sekedar buat keperluan koleksi pribadi.

Untuk menghasilkan bekisar dalam jumlah besar dibutuhkan sebuah ketrampilan khusus yaitu teknik IB (Inseminasi Buatan) atau yang kita kenal sebagai kawin suntik. Kawin suntik adalah sebuah teknik memasukkan sperma AHH ke dalam saluran telur ayam kampung betina. Butuh kecermatan dan ketelatenan untuk yang satu ini. Biasanya, agar 1 ekor AHH jantan bisa digunakan untuk meng-IB hingga puluhan babon maka sperma yang dihasilkan dicampur (diencerkan) dengan cairan bio-RL. Alat yang digunakan bisa berupa suntikan maupun pipet khusus. Baca selanjutnya…

Ayam Pheasant ; Ayam Hias Asal Negeri China Daratan

17 Januari 2014 16 komentar

Ringnecket peashentAyam Pheasant adalah salah satu ayam hias yang sudah cukup banyak beredar di Negara Indonesia. Meski demikian, agak disayangkan karena masih banyak masyarakat yang belum mengenal jenis ayam eksotic tersebut. Hal ini tentu bisa dimaklumi, sebab ayam pheasant agak berbeda dengan ayam hias lain. Ada beberapa jenis ayam pheasant, yang beberapa diantaranya adalah berasal dari negeri sendiri atau endemik Indonesia istilahnya. Ada Kuau (Kuau Raja maupun Kuau Kerdil), sempidan dan juga Merak Hijau. Selain yang saya sebutkan itu, tentu saja ada juga jenis lainnya. Tetapi dalam tulisan ini saya hanya akan sedikit mengupas tentang Pheasant yang berasal dari luar negeri. Baca selanjutnya…

BURUNG KICAUAN

23 September 2013 1 komentar

Burung Penthet

Burung Penthet

Bermula dari seringnya membeli dan memelihara Ayam Hutan, kini saya mulai tertarik ke hobi burung kicauan. Memelihara Ayam Hutan dan Burung kicauan, sama sulitnya. Sulit karena musti meluangkan waktu untuk mengontrol pakan, kebersihan, kesehatan serta melatihnya agar jinak, mau makan voer dan lain sebagainya. Pokoknya rumit. Pekerjaan yang rumit hanya bisa dilakoni oleh mereka yang memang bener-bener cinta. Memang banyak yang awalnya tertarik dengan kecantikan warna dan tampilan Ayam Hutan Hijau, namun karena tingkat kesulitannya pada akhirnya menyerah juga. Muspro jadinya. Demikian juga dengan Burung Kicauan. Jika Anda berkesempatan berkunjung ke rumah saya, bisa jadi Anda akan tertarik untuk memelihara berbagai jenis hewan piaraan terutama Ayam Hutan Hijau dan Burung Kicauan. Mungkin. 🙂 Baca selanjutnya…

ASOSIASI PELESTARI AYAM HUTAN INDONESIA

19 Juli 2013 8 komentar

APAHIAsosiasi Pelestari Ayam Hutan Indonesia yang kemudian disingkat APAHI adalah sebuah komunitas yang beranggotakan orang-orang yang memiliki kepeduian terhadap pelestarian Ayam Hutan. Komunitas ini semula bernama PAHI (Pelestarian Ayam Hutan Indonesia), namun karena sesuatu hal maka pada tanggal 30 Juni 2013 di forum Kopdar (Kopi Darat) PAHI Regional Jogja-Kedu disepakati sebuah keputusan untuk mengubah nama PAHI menjadi APAHI. Baca selanjutnya…