Beranda > Uncategorized > DOC Ayam Hutan

DOC Ayam Hutan

DOC Mati

 

img_20180614_001422-492646344.jpgBanyak kasus DOC mati dan habis dalam beberapa hari sejak diopeni. Lalu bertanya, apa masalahnya?

Jawaban yg muncul pun beragam model. Tentu semua berdasar pengalaman masing². Yang seringkali merepotkan itu jawaban ngasal. Belum pernah piara DOC/kuthukan AHH tapi ikut ngasih jawaban yg didasarkan atas pengalaman piara Ayam Potong, misal. Atau atas dasar jarene, atau atas baca² jawaban atas pertanyaan di banyak group atau embuh. Tentu semua itu baik; mencoba membantu teman (yg entah benar butuh bantuan atawa tidaks). Kok tidak? Ya kalau semua ayamnya sudah koid, untuk mengaplikasikan semua jawaban itu butuh beli lagi dumz. Gagal dg jawaban yg 1, besok beli lagi untuk jawaban ke-2 dan seterusnya. Haha..

Gini lho Kawan, saran saya; jika Anda (kawan saya yg baik) blm pernah piara AHH maka ada baiknya beli saja AHH dewasa. Jelas langsung bisa dinikmati tampilan serta suaranya. Tapi kan mahal. Lho, bukankah hobi kita ini memang mahal Kawan? Sekarang coba kita pikir, beli DOC 10biji seharga sejuta dan lalu mati semua. Bukankah itu yg sejuta sudah dapet buat beli AHH dewasa? Cuma dapat sebiji memang, tapi langsung bisa dinikmati.
Kawan bisa beralasan, “tapi kan gak asyik, kurang menikmati proses pendewasaan dari DOC.”
Prett saya bilang. Kalau mau coba dari DOC, besok lagi kalau sudah sukses ngopeni yg dewasa. Atau coba dulu DOC bekisar betina biar gak boros biaya. Jika sukses ngopeni bekisar betina boleh coba AHH dewasa, dan lalu baru DOC boleh dicoba.

Sabar Kawan, sabar.. Ini ujian. Selamat menunggu hari raya. Nanti kita sambung lagi tulisannya ya.

Ada pertanyaan?

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: