Beranda > catatan harian, motivasi, Uncategorized > NASI K.15 LAUK IKAN MANYARAN

NASI K.15 LAUK IKAN MANYARAN

155792_10201535331849468_616747547_nSiang tadi (28/01/2014) saya meluncur ke Wonosobo karena ada sedikit urusan. Beruntung hujan sudah reda. Selepas dhuhur sampai di wonosobo, dan sekalian jamak dengan ashar tentu saja.🙂 Selesai urusan kerja, perut jadi lapar tiba-tiba. Maka demi menjaga tubuh yang diamanahkan Tuhan kepada saya, mencari rumah makan adalah tujuan selanjutnya. Tapi ke mana? Lalu saya teringat seorang kawan; Gusblero Free nama fb-nya. Entah nama aslinya, hingga sekarang saya belum juga menanyainya.

Terhitung mulai hari minggu kemarin (26/01/2014) Mas Gus, begitu saya menyebutnya, bersama beberapa kawan mulai membuka usaha rumah makan. Menu utamanya adalah iwak kali, tetapi menu sandingannya banyak sekali. Konsep rumah makan ini, meski sederhana, akan dibikin persis rumah makan yang ala eropa. cie..cie.. Maaf, tentu itu hanya guyonan saya. Tapi yang jelas, di RM Iwak Kali Manyaran kita diberi kebebasan memilih menu, tempat dan kawan ngobrol. Hah? Kawan ngobrol?? Sebentar, yang saya maksud begini, bahwa RM itu didirikan bukan seorang diri tetapi oleh sebuah team. Maksud selainnya adalah tempat berkumpul. Tiap malam ahad akan diadakan pentas baca puisi, nyanyi bersama musisi wonosobo, belajar bikin cerpen dan aneka kegiatan lainnya. Jadi makan tak sekedar makan.

Setelah beberapa saat, sampailah saya ke RM yang saya ceritakan tadi. Tapi begitrulah; ada sekitar 4 sampai 5 lelaki gagah yang ada di sana dan hanya wajah Gusblero free yang saya sangat mengenalnya. Sebaliknya, di antara mereka bahkan satu pun tak ada yang mengenali saya. Saat saya datang, semua berdiri dan menyalami, hangat sekali. Dinginnya tubuh karena hujan menjadi hangat kembali. “Derek ngiyup nggih Mas”, begitu saya menyapa mereka. “Monggo..monggo.. silahkan pilih tempat duduk. Mau di dalam, di teras, atau di dapur juga boleh..”. Whe lha dalah. malah boleh juga di dapur? Memang begitulah; tamu RM Iwak Kali Manyaran bebas memilih tempat sesuka hatinya.

IMG01574-20140127-0907“Jeruk anget Mas”, pinta saya kepada pelayan RM yang gundul polos itu. Orangnya bener-bener gundul klimis, sopan sekali menyambut pesanan saya. “Ikan yang kecil-kecil saja”, pesan saya kepada Mas Gus. Saya tunjuk kaca persis HP touch screen. Dan lalu dihidangkanlah sejumlah hidangan di meja saya. “Monggo ngasto piyambak sekulipun (silahkan ambil sendiri nasinya”. Saya mengambil nasi, sepiring penuh tentu saja. Sembari menikmati hidangan istimewa, saya ambil gambar-gambar sekenanya.

IMG01576-20140127-0915Lapar dan gerimis yang menemani. Jadi saya tak makan sendiri. Nasi anget, iwak kali; nikmat sekali. Nasinya putih dan pulen sekali. Sangat cocok disantap dengan segenap lalapan dan sambel trasi. Inilah kenikmatan itu; Nasi K.15 lauk Ikan Manyaran. Terima kasih Mas Gus, lain kali saya datang lagi. Eh, kasih diskon lagi ya Mas?😀

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: