Beranda > aya hutan, Uncategorized > Ayam Pheasant ; Ayam Hias Asal Negeri China Daratan

Ayam Pheasant ; Ayam Hias Asal Negeri China Daratan

Ringnecket peashentAyam Pheasant adalah salah satu ayam hias yang sudah cukup banyak beredar di Negara Indonesia. Meski demikian, agak disayangkan karena masih banyak masyarakat yang belum mengenal jenis ayam eksotic tersebut. Hal ini tentu bisa dimaklumi, sebab ayam pheasant agak berbeda dengan ayam hias lain. Ada beberapa jenis ayam pheasant, yang beberapa diantaranya adalah berasal dari negeri sendiri atau endemik Indonesia istilahnya. Ada Kuau (Kuau Raja maupun Kuau Kerdil), sempidan dan juga Merak Hijau. Selain yang saya sebutkan itu, tentu saja ada juga jenis lainnya. Tetapi dalam tulisan ini saya hanya akan sedikit mengupas tentang Pheasant yang berasal dari luar negeri.

Pertama, GOLDEN PHEASANT.
golden ph
Dari namanya saja, kita akan tahu bahwa ayam ini berwarna gold (emas). Golden Pheasant berasal dari dataran china, karenanya sering juga dikenal sebagai Ayam Hong. Golden Pheasant atau ” Pheasant Cina”, ( Chrysolophus pictus ) adalah jenis ayam hias dari ordo Galliformes (burung gallinaceous) dan keluarga Phasianidae. Berasal dari hutan di daerah pegunungan di Cina Barat, Ayam Hong (Goldent Pheasant) telah banyak dibreeding di Inggris dan juga di Indonesia.

Panjang total Golden Pheasant dewasa adalah 90-105 cm, ekornya sekitar dua pertiga dari total panjang ayam. Golden Pheasant (GP) jantan memiliki jambul kuning keemasan dengan sedikit warna merah di ujungnya. Muka, tenggorokan, dagu, dan sisi leher berlapislapis. Pial dan kulit orbital keduanya berwarna kuning, dan ruff atau cape berwarna oranye terang. Punggung bagian atas berwarna hijau dan sisa punggung dan pantat adalah emas-kuning. Tertiaries/sulak/rawis berwarna biru sedangkan scapular berwarna merah gelap. Karakteristik lain dari bulu Golden Pheasant jantan adalah bulu ekor pusat, yang memanjang dengan warna menyerupai kayu lurik-lurik. Sedangkan bulu ekor bagian atas adalah warna yang sama dengan bulu ekor pusat.

Golden Pheasant betina jauh lebih mencolok, dengan bulu cokelat berbintik-bintik kusam mirip dengan Umumnya betina Pheasant. Betina GP lebih gelap dan lebih ramping daripada ayam spesies itu, dengan ekor lebih proporsional (setengah panjang total tubuhnya).

Goldent Pheasant makan biji-bijian yang tersebar di atas tanah, daun dan bersifat invertebrata. Unggas jenis ini, seperti unggas lainnya, senang bertengger di pohon-pohon saat malam hari. Sebenarnya GP bisa terbang, tetapi lebih banyak berjalan di permukaan tanah. Jika terkejut, mereka tiba-tiba bisa melompat ke atas dengan kecepatan tinggi dan dengan suara sayap yang khas.

Meskipun GP bisa terbang dalam sekali lompat, mereka cukup kikuk saat terbang dan memilih menghabiskan sebagian besar waktu mereka di tanah. Golden Pheasant mampu menghasilkan 8-12 telur pada satu musim bertelur dan kemudian akan mengerami telur-telurnya selama 22-23 hari hingga menetas. Keunikan lain, GP jantan akan memiliki panggilan dengan suara khas di musim kawin .

Berikut Golden Pheasan milik pelanggan saya yang sakit dan akhirnya tak tertolong karena wabah yang menyerang banyak peternak beberapa waktu lalu. Herannya, tak lama setelah puluhan ayam hiasnya mati langsung order lagi. Memang hoby tak mengenal untung rugi.🙂
523246_404830482909465_151765220_n

Tertarik mengoleksi Ayam jenis Golden Pheasant? Silahkan hubungi saya di nomer 082328935779. Atau hubungi Owner Ayam Hias Jogja “Prayitno Farm” di nomor 081328886002.

Tulisan berikutnya, Ring Necked Pheasant

    • 18 Januari 2014 pukul 12:03 am

      sudah mampir ke TKP saya Mas Bro..

  1. 19 Januari 2014 pukul 2:05 am

    Bener2 eksotis, Pak. bulunya indah. Pingin juga memilikinya. Mudah2an suatu ketika saya bisa memilikinya.

    • 20 Januari 2014 pukul 8:09 pm

      Nggih Pak Tuhu, amin.. Banyak juga jenis ayam hias lain lho Pak. Semuanya indah dipandang, penghias pekarangan. Tinggal disesuaikan saja. matur nuwun rawuhipun Pak..

  2. abror
    27 Januari 2014 pukul 12:21 am

    daerah mana tempat pembibitannya. apa ada di jawa timur

    • 28 Januari 2014 pukul 7:49 am

      Di Jogja Mas, kalau Jawa Timur saya kurang paham Mas. Setahu saya belum ada, kalau daerah bogor malah ada.

  3. iryani
    28 Maret 2014 pukul 11:35 am

    jogjanya dimana.?

    • 31 Maret 2014 pukul 1:31 pm

      Silahkan hubungi nope yang tertera saja untuk lebih jelasnya Mbak Iryani…🙂

  4. edi setiyanto
    18 Agustus 2014 pukul 4:57 pm

    No yg … 5779 g bisa dihubungi pak? Bisa dijasih info secepatnya ada tidaknya pasangan bakalan GP atw lady amherst usia 6-10. Juga harganya. Mohon sampaijan jg alamat bapak. Bisa k 081578613403 atw bbm pin 75b9ac2a. Nuwun.

  5. 19 Oktober 2014 pukul 9:05 pm

    berapa hrg sepasang gp anakannya gan?

  6. adityayusuf
    4 Maret 2015 pukul 2:49 pm

    Itu kalau mau beli ayam itu caranya gimana ya?

  7. ridho
    6 Maret 2015 pukul 10:56 pm

    bisa di posting gak harga GP anakan dan indukannya mas????

  8. Yusuf daniel
    17 September 2015 pukul 12:18 am

    Bogor daerah mananya ?

  9. 27 Oktober 2015 pukul 10:35 pm

    hobi mahal nih hehee

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: