Beranda > Uncategorized > DENNY JA DAN BUKU 33 TOKOH SASTRA PALING BERPENGARUH

DENNY JA DAN BUKU 33 TOKOH SASTRA PALING BERPENGARUH

Duni sastra Indonesia kembali bergemuruh. Pemicunya adalah tim 8 yang dengan berani menerbitkan buku 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh, yang memuat nama Denny JA sebagai salah satunya. Ini tentu mengagetkan, karena selama ini nama Denny JS hampir tak pernah uncul di dunia sastra. Denny JA lebih dikenal sebagai tokoh konsultan politik, owner LSI (Lembaga Survey Indonesia) yang kondang dengan Quick Count-nya. Tetapi demikianlah, sesungguhnya LSI lebih terkenal ketimbang Denny JA sendiri sebagai pemiliknya.

Belum lama buku diterbitkan, perlawanan akan beredarnya buku 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh sudah muncul di mana-mana. Bagaimana bisa, seorang Denny JA mampu menyisihkan HAMKA misalnya, yang telah kondang kawentar di jagat sastra? Inilah keanehan yang dipertanyakan. Dan ternyata, usut punya usut, Denny JA, melalui yayasannya pada tahun 2012 menggelar lomba puisi-esai dengan hadiah total Rp 50 juta. Jurinya adalah Agus R. Sarjono, Acep Zamzam Noor, Jamal D. Rahman, Ahmad Gaus, Elza Peldi Taher, dan Fatin Hamama. Dan pada tahun 2014 ini, terbitlah sebuah buku tentang 33 tokoh sastra paling berpengaruh di Indonesia, yang di dalamnya ada nama Denny JA. Dan mau tahu siapa yang memilihnya? Mereka adalah Tim 8: Jamal D Rahman, Acep Zamzam Noor, Agus R Sarjono, Ahmad Gaus, Berthold Damshauser, Joni Ariadinata, Maman S Mahayana, dan Nenden Lilis Aisyah. Coba cermati: ada 4 juri yang pernah ditunjuk yayasan Denny JA dalam Tim 8 tersebut! Jangan salahkan orang yang curiga bahwa Tim 8 dibayar Denny JA untuk memasukkan namanya dalam daftar buku 33 TOKOH SASTRA INDONESIA PALING BERPENGARUH. Dan itu membawa nama PDS HB Jassin. Sebuah skandal yang sangat memalukan.”

Pergolakan belum selesai. Jagat sastra Indonesia kembali riuh. Setelah bebrapa waktu yang lalu jagat sastra Indonesia ramai dengan kasus Sastrawan SS (Sitok srengene), kini muncul lagi kasus yang, menurut banyak sastrawan dan juga pengamat sastra, sangat memalukan, begitu menjijikkan. Yang dikhawatirkan adalah jika buku terbitan Horison dan PDS HB Jasiin itu sampai beredar di lembaga-lembaga pendidikan, termasuk sekolah formal. Ini jelas sebuah pembodohan, kata banyak rekan penyair dan sastrawan.

Akhirnya, mari kita tunggu hasil finalnya. Apakah buku itu 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh yang memuat nama Jenny JA itu akan tetap beredar atau tidak. Sebab menurut kabar, kalangan sastrawan sedang menyiapkan petisi 33 untuk menuntut pencabutan buku tersebut dari terbit dan peredarannya. Kita tunggu, sembari minum susu. hehe..

Salam.

Kategori:Uncategorized
  1. Tum
    13 Januari 2014 pukul 11:42 am

    Ia telah menulis puisi yang, menurutnya, menggetarkan hati.

    Barangkali, menurutnya aku seharusnya segera membaca
    puisi, puisinya yang menurutnya menggetarkan hati itu
    supaya hatiku segera tergetar. Tapi aku belum sempat.
    Aku sedang sibuk menunggu kedatangan puisimu.

    Sayang, apakah kau pernah membaca puisinya,
    puisinya yang, menurutnya, menggetarkan hati itu?
    Dan apakah ternyata hatimu telah tergetar?
    Jika iya, jangan katakan itu. Nanti aku cemburu.

    Sayang, jika kau sudah sempat membacanya
    namun hatimu belum tergetar,
    barangkali cara bacamu belum benar.
    Cobalah tengok, sekali lagi, periksalah:
    pernah adakah politik yang mencintaimu?

    Tapi, sekali lagi, jika ternyata nanti hatimu tergetar
    jangan katakan itu. Nanti aku cemburu.

    Gembiraloka
    33 Januari 2014

    • 13 Januari 2014 pukul 7:11 pm

      JO$$ Mas SG.. kok tertanggalnya 33 Januari??🙂

      • Tum
        13 Januari 2014 pukul 10:57 pm

        Lha nganu-e…sudah terlanjur-e, Pak Guru🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: