Beranda > catatan harian, motivasi, Uncategorized > PROYEK HALAMAN BELAKANG

PROYEK HALAMAN BELAKANG

Foto1074Proyek Halaman Belakang, yang kemudian kita singkat menjadi PHB, adalah adalah fp facebook yang diprakarsai oleh Mas Ali Gong Sadle. Saat ini PHB diadmini oleh 5 orang yang berasal dari 4 pulau besar yang ada di Indonesia; Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Tujuan PHB adalah mengumpulkan data-data ayam endemik Indonesia yang masih tersisa hingga saat ini. Hal ini kami lakukan sebab disinyalir hampir semua ayam kampung endemik Indonesia sudah mendekati kondisi kritis dan dikhawatirkan punah. Kalaupun masih ada sisa, hampir bisa dipastikan sudah tak asli lagi. Artinya ayam endemik Indonesia sudah tercemar gen ayam luar. Sebut saja ayam wareng yang berasal dari Jogjakarta atau Jawa Tengah. Bentuk wujud Ayam Wareng yang asli masih ada kemiripan dengan Ayam Hutan Merah Jawa (AHMJ). Bodi kecil, jengger wilah, suara panjang melengking. Tak seperti yang ayam kampung yang kita lihat dan kita temui di banyak tempat sekarang ini; Bodinya besar, suaranya berat, dan beberapa karakter yang dibawanya sudah menunjukkan adanya percampuran gen terutama dengan ayam bangkok.

Masih ada banyak jenis lain Ayam Kampung endemik Indonesia. Cemani, kedu dan lain-lain. Cemani memang masih mudah kita temukan, namun untuk bisa mendapatkan Cemani dengan lidah warna hitam dan darah pekat kehitaman sungguh tak mudah lagi. Artinya, gen ayam cemani sudah banyak yang tak orisinil lagi. Belum lagi ayam-ayam yang ada di luar jawa.

Indonesia adalah gudangnya Ayam. Bahkan tak hanya ayam, namun juga jenis binatang lain serta berbagai jenis tumbuhan baik yang berkayu keras maupun lunak. Kondisi geografis yag terbagi menjdai 3 bagian; bagian barat (asiatis), bagian tengah dan bagian timur (Australis) memang sangat luar biasa. Maka benar, bahwa Indonesia adalah serpihan tanah surga. Segala bebijian yang jatuh akan tumbuh subur, telur tergeletak akan menetas. hehe..

Namun seringkali kita lupa, dan tak bisa bangga akan semua itu. Kita lalai dan lebih bangga dengan segala sesuatu yang berasal dari luar negeri. Padahal yang dari luar negeri dulu mulanya juga dari Indonesia tercinta. Ayam Bantam (kate) saja misalnya. Karena populasinya yang berlimpah dan bodinya yang terlalu mini, saat ini kita tak lagi melirik keberadaannya. Padahal di luaran sana Ayam Kate menjadi bahan mentah untuk kemudian dicetak menjadi ayam hias yang spektakuler. Maka PHB memulai dengan bahan Ayam Kate sebagai proyek awalnya.

Hal lain yang dikampanyekan PHB adalah Pabrik Ganda di Tiap Rumah. Pabrik? Mungkin terlalu muluk. Tapi istilah itu memang menjadi pilihan kata, sebab seringkali kata pada akhirnya menjadi fakta. Anda punya halaman rumah kan? Sudah dikelola sejauh mana halaman rumah Anda hingga sekarang ini? PHB menawarkan sebuah ide, untuk setiap rumah yang masih ada sisa halaman meski hanya 1 m2 untuk sebisa mungkin dimanfaatkan. Beternak sepasang ayam kampung. Ya, dengan sepasang ayam kampung kita bisa mendapatkan telur dengan gratis, juga pupuk kandang yang sangat bagus buat tanaman hias di halaman depan. Masalah pakan, jika tak mau repot membeli konsentrat (voer ayam) maka sisa nasi dan sayuran bisa menjadi solusi. Sangat mudah bukan? Nah, jika saja setiap keluarga yang ada di Indonesia memiliki setidaknya sepasang ayam kampung sebagai penghasil telur, pati aduhai jadinya. Juga tanaman hias yang tumbuh subur menghiasi setiap rumah. wah.wah.waaahh.. luar biasa bukan?

Masih ada ide lain dari PHB, yakni mencetak Ayam Hias jenis baru berbahan dasar ayam endemik Indonesia. Jika berhasil kelak, pasti sungguh akan luar biasa. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.🙂

Salam.. I

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: