Beranda > catatan harian, motivasi, Uncategorized > Aku Harus Nulis Apa?

Aku Harus Nulis Apa?

Bukan hal yang mudah untuk menentukan sendiri sebuah tema tulisan untuk kita kupas. Sedang ide sendiri sebenarnya seringkali muncul, namun tangan tak mampu bergerak cepat mengikuti laju pikiran. Belum juga ide pertama sempat dituliskan, muncul lagi ide yang lain. Begitu dan begitu terus, hingga gerak lambat jemari tangan tak juga menghasilkan bahkan barang satu buah tulisan. Itu permasalahan pertama.

Masalah kedua adalah rasa kemaruk yang ada pada diri kita. Tak ada manusia yang mumpuni dalam segala. Mumpuni di bidang sastra, pintar melukis, lincah berolah raga, tangguh dalam exacta, piawai dalam diplomasi, dll. Hampir bisa dipastikan setiap kita punya spesialisasi. Namun begitulah. Entah karena kemaruk entah karena labilitas jiwa, saya seringkali berpindahpindah zona. Kadang di sastra, lain waktu di perunggasan. Bisa jadi waktu selanjutnya di pendidikan, lalu secara cepat pindah ke kawruh jawa. Meski semuanya bisa, namun tak ada yang bisa ahli dalam hal ini. Artinya tingkat keilmuan di saya hanya setengah-setengah. Tak ada yang mencapai tingkat kematangan penuh. Begitulah.😦

Lalu kebiasaan. Ini juga bisa jadi masalah. Saya tak terbiasa menulis via MS Word apalagi di selembar kertas. Rasanya lebih nyaman jika bisa menulis langsung di laman fb atau pun blog. Hanya saja masalahnya sinyal yang nyagkut ke modem tak selalu stabil. Kadang muncul, namun seringkali hilang dengan tiba-tiba. Maka malas menulis mulai menjalar jika sudah begitu. Ini jadi masalah juga.

Ah, Kawan, jika hendak diungkapkan ternyata banyak sekali alasan kita untuk menghindari kemauan dalam menulis. Jika selalu dan selalu alasan saja yang kita kedepankan, maka tak akan pernah kita menghasilkan tulisan. Seperti diriku ini misalnya. Sudah lama tak menulis, entah karena apa. Namun tiba-tiba, begitu banyak rekan yang menanyakan kepadaku mengapa sekarang aku jarang bikin tulisan. hiks. Tak kunyana, ternyata tulisanku juga dinanti banyak rekan. Tetapi kembali muncul alasan dan pertanyaan, “apa yang musti aku tuliskan?”

Ya, pertanyaan klise. Apa tema yang menarik untuk dituliskan? Maka aku coba tanya seorang rekan. Tentang cinta, hasrat, atau jalan menuju pernikahan. Katanya. Menulis tentang cinta? O, kawan, itu bukan perkara mudah tentu saja. Aku bukanlah pujangga cinta, tak lihai merangkai kata yang memesona. Tema cinta bukanlah hal yang mudah untuk dituliskan. Sebab ke mana pun dibelok-belokkan, muatan cinta tetap akan kelihatan. Lalu tentang hasrat dan jalan menuju ke jenjang pernikahan? Wuah, perkara apalagi ini? Sebab aku tak satu pun memiliki buku referensi. haruskah aku menuju pasar lowak dan mencari buku yang membahas tentang cinta, hasrat dan pernikahan?

Tapi tidak, aku tak punya nyali untuk membeli buku bertemakan seperti itu. Tak perlu referensi, cukup pengalaman pribadi saja. Begitu kata temanku di suatu waktu. Pengalaman pribadi? Oh, tidak. Aku tak mau mengungkap tentang perjalanan cintaku, sebab penuh jalan berliku. Bahkan hingga sekarang, aku masih juga belum menemukan makna dan hakekat di balik kata cinta. Tiap hari, siang dan malam aku mencarinya, belum juga ketemu apa dan bagaimana sebenarnya hakikat cinta. Lalu apa yang harus aku tuliskan?

Salam.

  1. 4 April 2013 pukul 4:40 pm

    Kata pak Isa Alamsyah “No Excuse” :p

  2. 5 April 2013 pukul 10:14 am

    Apa saja yg ada dlm pikiran dan kamu merasa nyaman utk menulisnya😛

    btw, saya pindah rumah nih ke alamat baru http://duniaely.com … ditunggu kedatangannya ya , thanks😛

  3. 15 April 2013 pukul 8:37 am

    kadang saya juga bingung harus nulis apa di blog saya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: