Beranda > catatan harian, motivasi, puisi, Uncategorized > DI SEBUAH JALAN YANG KULALUI

DI SEBUAH JALAN YANG KULALUI

di sebuah jalan, aku melintas
di perempatan, kami berpapas
dia; si gadis menggendong tas
mata indahnya, menatapku sekilas
hampir tersenyum, ah, tapi tak jelas

O, dewi. Kapan engkau sampai ke bumi?
Jagaddewabatara, engkau kirim dia untuk siapa?
sanggupkah bumi menerima kehadirannya?
angin sepoi menabrak tebing, menjadi gema.

tetapi aku tak muda lagi
tak jua sehangat mentari pagi
di persimpangan jalan
sang dewi menebar wewangian
aku melintas, dan ia pergi.

tanpa ucapan, terlebih salam.

kutatap matahari, tak lagi pagi
tetapi senja, masih jauh rupanya
terik mataku menatap siang cahayanya

aku matahari
terik menyinari bumi; di siang ini
kepada keremangan malam, hampir saja lupa.

2012.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: