AYAM LEWAT

~Ayam Lewat~

Atak bisa kupastikan kapan saat-saat dia lewat. jadwalnya sungguh ngawur. kadang pagi, tiba-tiba siang, namun seringkali dia lewat malam bahkan lewat tengah malam. sesekali aku lirik dia, pun lirikanku berbalas juga; dia melirik saya. bulunyahitam, cucuknya hitam. Entah darahnya, bisa jadi juga berwarna hitam. kelam.

seharian tadi ia lewat berkalikali. agak kesal, sebab dia suka buang hajat sembarangan. sesekali muncul juga keinginanku untuk mengodanya. sebab saat dia mondar-mandir, firasatku mengatakan bahwa dia ingin berkata, “godain kita duong…,” begitu. maka keluarlah kekesalanku. Saat ia akan lewat, aku bersembunyi, lalu saat tepat di depan tempatku bersembunyi aku keluar dari sampingnya dan berteriak keras sekencangkencangnya, “DORRR….!”

ayam itu kaget, namun cepat sekali dia mengembalikan situasi. dia tak lari, justru berkokok nyaring sekali, “kukuruyuuuukkk…” lalu aku memilih pergi, menjauhi ayam yang rada gila ini. da besok, saat lewat lagi, kembali aku akan menyapanya lagi. tapi tentu, menyesuaikan perasaan hati.

Sial. Ayam itu juga melengos, meninggalkanku sambil berlari. tentu juga tak lupa, sedikit dia membuang tahi. tahi ayam tentunya. ah, ada-ada saja.

 

Salam

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: