Beranda > puisi, Uncategorized > Bahasa Saya

Bahasa Saya

Terus terang Kawan,

aku juga pengin menguasai multi bahasa;

Bahasa Inggris, Bahasa Prancis, Bahasa Korea,

Bahasa spayol, Bahasa belanda, Bajasa Jepang dan Bahasa China.

Aku pengin semua, seperti yang kalian juga bisa.

 

Namun kini baru Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia yang aku bisa.

Itupun belum cukup benar rupanya, dalam tata bahasa.

Ternyata belajar bahasa, Kawan

bukan perkara mudah bagi diri saya.

 

Sementara..

Di jalan, di pasar, di kantor, di terminal, di WC umum,

dan di banyak tempat lain yang kujumpai

betapa, oh, semakin tak karuan bahasa kita.

itu belum masalah sastra.

 

Sementara di sekolah-sekolah anak-anak diajarkan bagaimana

berbahasa asing sebagai bahasa kesehariannya. apakah kita harus bangga

saat melihat dan mendengar anak-anak kita bercasciscus dengan bahasa

yang bukan milik ibunya?

 

Tak sedihkah kita jika kemudian nantinya bahasa kita pudar, hilang dari

peredaran dunia? Jikalau kemudian semua siswa menggunakan bahasa

yang bukan milik ibunya, lalu siapa lagi yang akan menjaga bahasa kita?

 

O, bukan hal mudah menjaga bahasa.

Ingatlah!

 

INGATLAH!

Kategori:puisi, Uncategorized
  1. 4 Juli 2012 pukul 9:53 am

    iyaaaaaaa………..hiks! 😦

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: