Beranda > Uncategorized > Sandal Jepit dan Cerita Lainnya

Sandal Jepit dan Cerita Lainnya

/1/
Saat saya masuk 2 moll besar di desa saya (keduanya berdampingan dan memakai nama “…. mart”) saya hanya memakai sepasang sendal jepit putih dengan srampat merah untuk yang kanan dan biru untuk yang kiri. Hampir semua mata memandang heran (remeh?) pada saya. hiks, jadi nggak enak badan mendadak.

/2/
Saat di warung makan dan memesan minum berupa air bening (putih) hangat dan bukan es teh atau es yang lain, pemilik warung agak gimana… gitu, namun tetep melayani. Moga-moga tidak terpaksa deh…

/3/
Saat liat-liat buku di warung makan, hehe.. warung buku ding, saya banyak bertanya tentang harga buku yang ada. E.. dilayaninya dengan juga agak gimana…gitu.

Ternyata, penampilan orang macam saya masih perlu diperhatikan dan harus sebagus mungkin untuk mengesankan diri sebagai orang berduit. Beda ya, dengan Om BOB yang hanya bercelana pendek seharga 5 ribuan?! Orang tetep mengira celana Om BOB mahal. he.he…

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: