Beranda > Uncategorized > Tentang IGI dan PGRI Dalam Dialog

Tentang IGI dan PGRI Dalam Dialog

Deetje Karu
Rupanya peran PGRI sebagai wadah guru hampir terlupakan…..

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2008
TENTANG GURU … BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1: 6. Organisasi Profesi Guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh Guru untuk mengembangkan profesionalitas Guru.
Pertanyaannya :
1. Adakah bapak/ibu guru melihat / merasakan fungsi PGRI di wilayah kerjanya?
2. Adakah bapak / ibu guru lihat peranserta Ketua PGRI dalam mengembangkan
Profesionalitas guru?
3. Kontribusi apa yang diberikan PGRI untuk membantu masalah2 yang dihadapi
guru
@@@@ Kalau tidak ada, kenapa kita diam saja????????….
@@@@ Bukankah IGI ini merupakan wadah resmi,,, kenapa kita tidak
berdayaka????
@@@@ Mohon maaf kalau PGRI itu ” MATI ” bisakah kita mengusulkan kepada pemegang kekuasaan di PUSAT untuk diganti dengan IGI….. Jujur saja sekalipun baru sekelumit saya mengetahui Pak Mohammad Ihsan, tapi saya salut karena punya potensi, kemauan dan kerja keras untuk mengembangkan profesionalitas guru sampai bisa membentuk wadah ini….
@@@@@ Yang setuju, tunjuk tangan …..
Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · Selasa pukul 1:40

Jumani Bintan dan 16 orang lainnya menyukai ini.
Suko Rahadi tidak setuju.
Selasa pukul 1:58 · Suka · 1
Leck Murman seleksi alam …
Selasa pukul 4:51 · Suka
S Agung Wibowo biarkan saja bergulir sendiri-sendiri.
kita lihat mana putarannya yg berhenti.

status PGRI, IGI, FGII, PGSI, dll setara.

artinya tidak ada, dan tidak boleh memonopoli hak berserikat dan berkumpul para guru.

para guru dipersilakan memilih mana yg sesuai dg kepentingannya.
Selasa pukul 5:33 melalui seluler · Suka · 1
S Agung Wibowo seseorang berorganisasi itu karena mendapatkan manfaat dari organisasi dan juga memberi manfaat kepada organisasi. keduanya harus seimbang. dengan demikian organisasi akan berjalan dg baik dan berkembang.
Selasa pukul 5:41 melalui seluler · Suka
Endar Parmasasmita Lebih banyak organisasi akan lebih banyak rahmat Allah yang diturunkan. Bukankah perbedaan nama organisa guru itu bagian dari rahmatNya,agar kita agar bisa saling memberi manfaat..?
Selasa pukul 5:47 · Suka
Mochamad Nurfiatman saya tunjuk tangan
Selasa pukul 9:44 · Suka
Sopyan Maolana Kosasih kadang-kadang kita sering silau sehingga tidak waspada ketika berorganisasi hehehehe
Selasa pukul 9:49 · Tidak Suka · 2
Isa Sinyo Yang Namanya GURU pastilah Lahir dan Tempat Lahirnya dari lembaga keguruan Tapi kalau ada guru bukan dari lembaga keguruan inilah jadinya mau buat Organisasi yg lain…? itu bukan rahmat…..!!!!!
Selasa pukul 10:18 · Tidak Suka · 1
Sarbowo Galeh Barang siapa mencoba mencari keuntungan (enaknya sendiri/opurtunis) dalam suatu organisasi, tunggu aja, oanggota yang lain akan kecewa, dan dampaknya…
Selasa pukul 12:29 · Suka · 2
Karnata Adiwiria tidak perlu ganti menganti..jalani saja dengan karya nyata… nanati juga akan terlihat mana yang exist mana yang loyo..
Selasa pukul 14:27 · Suka · 1
Manik Indraprasti Mughni ehm.. saya hanya mau meralat pernyataan ibu Deetje Karu, yang membentuk wadah ini sebenarnya adalah….(Pak Nanang /Ahmad Rizali ayo dong jelaskan)
Selasa pukul 14:49 · Suka · 1
Deetje Karu Tq infonya Bu Manik Indraprasti Mughni…. mohon maaf
Selasa pukul 15:23 · Suka
Manik Indraprasti Mughni tak apa bu. ga perlu minta maaf sama saya lah.🙂
Selasa pukul 15:31 · Suka · 1
Deetje Karu Bu yang namanya salah,,, buat aq, wajib minta maaf… hahahaaa
Selasa pukul 15:33 · Suka · 1
Siti Nur Hasanah Swd Tdk ada yg namanya saling menggantikan Bu Deetje Karu… ikuti saja sesuai alurnya. Klo Ibu merasa IGI lbh exist dan punya byk kepentingan di IGI, ya ikuti IGI. Tapi IGI tdk perlu menggantikan PGRI. Krn msh byk guru yg lain jg punya kepentingan dg PGRI.
Selasa pukul 15:41 · Suka · 1
Deetje Karu Makasih masukkannya bu Siti Nur Hasanah Swd
Selasa pukul 15:44 · Suka · 1
Siti Nur Hasanah Swd Iya, sama2 Bu Deetje Karu…🙂
Selasa pukul 15:46 · Suka
Sopyan Maolana Kosasih yang membentuk wadah ini adalah: pak ahmad rijali, pak satria dharma, pak m ihsan, pak habe arifin, pak sururi aziz, pak indrajati sidhi, pak bagiono, pak gatot hp, dan bu yuli rahmawati.
Selasa pukul 15:50 melalui seluler · Suka · 2
Basri Sinangun Hoda Bu Deeje..klu PGRI jln / mati khususnya didaerah itu tergantung pengurusnya ,,klu organisasinya paling di segani di Indnesia,mis klu PGRI suaranya di tk Nasinal tdak di tanggapi maka saya ykin akn terjdi Revlusi.sbb perjuangan PGRI sdh banyk hasilnya sampai2 slit menghtung mulai dri mana..Mengenai IGI saya blum banyak tahu,,sbb di daerah tidak ada,,,
Selasa pukul 22:42 · Tidak Suka · 2
Deetje Karu Mungkin kali yach … konflik guru di daerah saya memang cukup banyak yach… tapi saya tidak pernah melihat adanya keikutsertaannya dalam mengembangkan profesionalitas guru… Klo di tempat bapak masih eksis yach syukurlah… kita punya hak masing2kan… dimana kita merasa nyaman tuk bernaung, pasti perteduhan kita selamanya… gitu kalieee….. sori mengutip perkataan pak Sugiarta Vedc…. sori yach pak…
Selasa pukul 22:48 · Suka
Em Zeth sering2 formalitas, pengurusnya mau turun JKAM
Selasa pukul 22:48 · Suka
Ahmad Rizali Setuju pak Karnata🙂
23 jam yang lalu melalui · Suka · 1
Irsan Sanusi PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2008
TENTANG GURU … BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1: 6. Organisasi Profesi Guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh Guru untuk mengembangkan profesionalitas Guru.

==>>
Pertanyaannya :
1. Bolehkah selain guru mendirikan organisasi profesi guru ?
2. Bolehkah organisasi profesi guru di urus oleh selain guru ?

kalo boleh…. saya mau bikin juga aaaahhh…… (heu heu…)
21 jam yang lalu · Suka
Sugiarta Vedc Jangan diskusi wadahnya saja, tetapi juga isinya. Kalau hanya untuk curhat saja ya ngga ada manfaatnya. Kayak lihat ISL, siapa saja boleh pakai kaos kesebelasan apa saja, asal bisa mencetak gool banyak dia yg juara. Tidak semua bisa gitu sih… Tapi lha wong ya jamannya begitu! Mari kita berkarya, berikan dunia pendidikan ini hal yang ter-MAHAL agar TUHAN memberi imbalan yang MAHAL pula.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
20 jam yang lalu melalui · Suka · 1
S Agung Wibowo Bikin saja Pak Irsan…hehehe
20 jam yang lalu · Suka · 1
Em Zeth pak Arta V, bagus pak, yoo mulai dar diri kita sendiri, saya sudah di tengah jalan pak Arta V
20 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih pak irsan, ada legal formal ada juga illegal formal. itu hukum alamnya
18 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso sah-sah saja membentuk organisasi profesi guru.. asal sesuai ketentuan bahwa organisasi itu dibentuk dan diurus oleh GURU… dimana-mana organisasi profesi itu homogen.. contoh: IDI… anggotanya ya cuma dokter… PPNI anggotanya cuma perawat…Ikatan Advokat anggotanya ya advokat…dsb..
18 jam yang lalu · Suka · 1
Sopyan Maolana Kosasih jadi? tidak bolehkah ada pengecualian?
18 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso kan aneh .. masak profesinya BUKAN GURU kok ikut organisasi GURU..?
18 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih tapi bukankah guru banyak definisnya? apakah dosen guru? guru ngaji, guru privat, guru silat, trainer guru, bolehkah?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso monggo dibaca definisi guru di UU Guru dan Dosen.. dan perlu dicatat bahwa Dosen tidak mau disebut guru.. karena itulah undang-undangnya disebut UNDANG-UNDANG GURU DAN DOSEN..
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih hmmm kalau PGRI banyak diisi dosen, apakah bisa dianggap melanggar statuta atau AD/ART?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih Atau organisasi lainnya, kalau ada pengurusnya bukan guru apakah dianggap melanggar UU? Tidak ada sanksinya kan?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo Secara praktik, apakah kalau organisasi guru tingkat nasional bisa diurus oleh guru? Misalnya bagaimana dengan waktunya untuk mengajar dan mengurus organisasi dari Sabang-Merauke? Datang dan pergi dg biaya sendiri? Bisa?
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih harusnya bisa, karena ada dananya. tdk mungkin organisasi berjalan tanpa dana. Kalau guru dianggap tidak mampu, lalu kita gugat saja ke MK karena ada UU yg meminta guru berorganisasi tapi mustahil dilakukan
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo dana dari mana? pemerintah? iuran anggota?
17 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso kalau PGRI di AD ARTnya memang disebutkan bahwa anggotanya bukan guru pun boleh..jadi dia tidak melanggar AD ARTnya… dan organisasi lain pun kalau anggota/pengurusnya bukan guru..kalau mengaku sebagai organisasi profesi guru.. tidak ada sanksinya.. hanya diketawain organisasi monyet..
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo hahaha..baru tahu ada organisasi monyet..
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih darimana? selama organisasi amanah, tidak ada larangan iuran, dari sponsor, atau dari pemerintah. semuanya sah dan tdk melanggar hukum. karena organisasi bukan milik pribadi tp milik anggota yg harus ditanggung bersama. itulah organisasi…
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
Budi Sudiarso guyon aja pak…
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih pak budi, boleh ya AD/ART bertentangan dg UU?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo ok. masalah dana lewat. iuran bisa/boleh. jadi boleh narik iuran nih? hehehe..
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo soal amanah itu soal lain. dalam organisasi sebenarnya tidak mengenal amanah yang ada akuntabilitas dan transparansi. pengelolaan uang masuk dari mana dan keluar untuk apa itu harus diperlihatkan kepada publik/anggota organisasi.
17 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso wah kalau itu saya tidak tahu pak.. AD ART kan dibuat berdasarkan kesepakatan anggota .. kalau undang-undang kan dibuat pemerintah/DPR..
17 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso kalau dana organisasi…hidupnya organisasi ya dari iuran anggota..atau sumber lain/usaha lain yang disepakati anggota..
17 jam yang lalu · Suka · 1
S Agung Wibowo apakah ada organisasi yang pembukuan dananya bisa diakses publik, diaudit akuntan publik dan diumumkan di koran?
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih kenapa tidak? selama akuntable, daripada tdk menarik dana tp tidak merasa harus ada pertanggungjawaban krn anggota tdk terlibat di keuangan… lalu untuk apa peran anggota?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
Sopyan Maolana Kosasih tp organisasi tsb bukankah berdasarkan UU tsb?

Mas Agung, pertanyaanya mengapa takut melakukan itu kalau tdk koruptif?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih harusnya organisasi guru memberi contoh nyata bukan nyama2in dg yg tidak bermutu
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo https://docs.google.com/file/d/0B9HGFecg07aNNDA2YjZkYmUtNGFmNi00MTE4LWE1MjUtMmNiYjQyYmE5YTFk/edit?hl=en_US&pli=1
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih jawab aja mas, sbg representasi pejabat IGI. Yang penting kan implementasinya?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo Betul.
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo http://xa.yimg.com/kq/groups/23312027/1790464074/name/AD-ART+IGI+Perabaikan+05+Okt+2009.pdf
17 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso masalahnya PGRI lahirnya lebih dulu daripada UU nya..sehingga kalau mau merubah AD ART agar sesuai UU… ya habislah semua pengurusnya…
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih jadi menurut Mas Agung, AD di atas sudah berjalan dg benar?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo belum.
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo belum ada iuran hahaha…
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih pak budi, PKI dgn supersemar atau UUD 1945 duluan mana?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo eh..ada ding..iuran untuk bikin kartu anggota…maaf
17 jam yang lalu · Suka · 1
Sopyan Maolana Kosasih jd tdk perlu lapkeu ya? hmmm great…
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih walau kartunya banyak yg belum nyampe? malu euy ditanyain mulu…
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih untung gak buat kartu
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso hhehe.. pak Sopyan Maolana Kosasih… jangan dianalogikan dengan PKI dong pak…terlalu serem…
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo hahaha…
17 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo btw..kok nggak ada soal laporan keuangan berkala ya..? Kang Sopyan Maolana Kosasih? Hanya bila perlu.
17 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih bukan PKInya, tp apapun nama organisasinya ya harus patuh dan menyesuaikan diri. apalagi yg datang belakangan… begitu kan?
17 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sugiarta Vedc Ya itulah amanah @S Agung Wibowo
Powered by Telkomsel BlackBerry®
16 jam yang lalu melalui · Suka
S Agung Wibowo maksudnya Pak Sugiarta Vedc? apa yang amanah?
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih yg perlu siapa ya? gak ada kali ya? toh guru hanya 25rb tdk mungkin menuntut banyak. yg penting tercatat sbg organisasi profesi titik. Artinya jangan2 semua organisasi guru sama aja ya? jangan2 lho ya?
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih amanah bila perlu, pak sugiarta?
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sugiarta Vedc Trus mana programnya? Apa yang sudah kita lakukan? Belum ada program dah iuran. Program dulu dibuat baru ngerti duitnya berapa. Kalau ada duit dulu baru program bisa kacau donk!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
16 jam yang lalu melalui · Suka · 1
S Agung Wibowo Pak Sugiarta Vedc, kan nggak ada iuran.
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih hahaha, saya putuskan Mas Agung lulus tanpa sarat untuk mengganti Aldrian Pasha hehe. Kalau kata P Muzi, apa ya?
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso AD ART IGI PASAL 24
Syarat menjadi Anggota
-Syarat menjadi Anggota IGI adalah sebagai berikut.
Anggota berkomitmen dan menjunjung tinggi profesi guru serta menjaga, menaati, dan Anggota merupakan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya yang menjalankan
profesinya secara jujur, bertangung jawab, sopan, pluralis, beretika, berketuhanan, bermoral,bersemangat antikorupsi dan antikekerasan.
Bersedia mengisi formulir keanggotaan, membayar iuran wajib dan mengikuti aturan organisasi.
Setiap anggota harus memiliki kartu anggota yang diterbitkan oleh pengurus pusat.
16 jam yang lalu · Suka · 2
S Agung Wibowo hahahaha..
16 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso ternyata AD di IGI hampir sama seperti di PGRI…
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo sama ya? bedanya nggak ada iuran atau belum ada?
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo enak kan..nggak ada iuran. hehehe
16 jam yang lalu · Suka
Sugiarta Vedc Trus program yg untuk kemaslahatan guru sudah disusun pak?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
16 jam yang lalu melalui · Suka · 1
Budi Sudiarso hampir sama…kan ada “membayar iuran wajib”..
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih Pak budi, pengurus IGI dan PGRI juga sama
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Basri Sinangun Hoda untuk daerah sumsel apa sdah ada cab nya pak s agung w.
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo Sudah Pak Sugiarta Vedc..itu masing-masing wilayah/kab.kota Menjalankan kegiatan sesuai kebutuhan masing-masing. Pusat hanya membantu menghubungkan dengan pihak yang berkompeten, baik biaya dan nara sumber. Kegiatannya banyak, masih belum terstruk dengan rapi tetapi terus berjalan.

Bottom Up, semakin kreatif dan produktif maka kegiatan masing-masing wilayah maka kegiatannya semakin banyak.
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih pak budi, kata p agung PGRI dan IGI jg tdk wajib memberi kapkeu.
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih maaf maksudku lapkeu.
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo Pak Basri semangat sekali? hehehe untung saya sedang baik. hahahaha… belum Pak, belum ada.
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo hahaha Kang Sopyan…itu ada di AD… bila perlu.
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih lha iya, bedanya “dikit” hanya bila perlu
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Budi Sudiarso makanya saya katakan “hampir sama” pak sopyan… tapi yang jelas..apapun organisasinya…tetep kita apresiasi segala perjuangannya… untuk kesejahteraan guru dan peningkatan profesionalitas guru…asal jangan “memperdayakan” guru tetapi “memberdayakan” guru…
16 jam yang lalu · Suka
Setyo Purnomo ‎”bila” … like this yow …🙂🙂🙂
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo ada yang merasa diperdaya?
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo kenapa Pak Pur…?
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih Mas Agung, Konsen IGI dalam AD adakah di aspek kesejahteraan guru?
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Setyo Purnomo syarat dan kondisi itu kalau dlm ilmu pemrograman hrs ditetapkan … tapi kalau di “dunia nyata” hampir mirip seperti karet gelang … hahaha …
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo Mestinya Kang Sopyan, yang bisa menjawab itu. Namanya kan ada di AD/ART.
16 jam yang lalu · Suka · 1
S Agung Wibowo loop nya berapa kali Pak Pur?
16 jam yang lalu · Suka
Setyo Purnomo kalo pake kode enripsi “digital fortress” loopnya bisa selamanya … hahaha …
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih wah pak pur, telat datang buat bedah tuntas komparasi hehe
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih tapi mulai tajam juga haha
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo hahaha nggak tahu saya..saya hanya kenal Visual Basic dan Basic haha
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo hahaha… btw ada kok tentang kesejateraan guru di visi, misi dan kegiatan. tapi bersyarat juga.
16 jam yang lalu · Suka
Setyo Purnomo AD itu angkatan darat yah … hahaha … setau saya dananya emang gede …
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih heuheu… tetep ada bintang kecil? alias bila perlu?
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo anno domini..
16 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo selalu ada profesional dan kesejahteraan… jadi kalau nggak profesional yang nggak sejahtera…🙂
16 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih Angkatan Daut kali, pak pur. berubah jadi darat bila perlu wkwk
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih atau kalau tdk sejahtera tdk usah profesional heuheu
16 jam yang lalu melalui seluler · Suka
S Agung Wibowo nggak bisa dibalik… kalau mau yang itu gampang…
16 jam yang lalu · Suka
Lisda Fauziah Harahap hehehe…
16 jam yang lalu · Suka
Setyo Purnomo mari kita perluas : lha sertipikasi itu apa ? IGI mendukung sertipikasi ? BOS ? bantuan tdk tepat ?
16 jam yang lalu · Suka
Lisda Fauziah Harahap yang tak punya kartu anggota IGI nggak usah ngomong… hahaha..
16 jam yang lalu · Suka
Karnata Adiwiria ok ngak usah ngomomng, tp bikin status mah boleh da ngak mgomong hihiiiihihihihihi
16 jam yang lalu · Suka · 1
S Agung Wibowo saya ngetik kok, nggak ngomong..
16 jam yang lalu · Suka · 1
Budi Sudiarso saya ndak punya kartu IGI bu Lisda Fauziah Harahap.. cuma ikut diskusi..karena masih membandingkan IGI dengan PGRI…
15 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo Ibu Bendahara IGI Bogor sudah siapkan lapkeu?
15 jam yang lalu · Suka
S Agung Wibowo hehehe..saya undur diri dulu..sudah ditungguin istri…
15 jam yang lalu · Suka
Lisda Fauziah Harahap maaf Pak Budi Sudiarso, saya cuma bercanda… saya juga belum punya kok🙂
15 jam yang lalu · Suka
Lisda Fauziah Harahap Lapkeu apa, Pak S Agung Wibowo? dana BOS sekolah?
15 jam yang lalu · Suka
Setyo Purnomo Mas S Agung Wibowo -nya sdh “sama istri” Bu Lisda Fauziah Harahap … utk smentara thread ini ditutup dulu … hihih …
15 jam yang lalu · Suka
Lisda Fauziah Harahap ‎:))
15 jam yang lalu · Suka
Sopyan Maolana Kosasih pak budi, saya juga tidak punya kartu IGI atau PGRI… Jd kesimpulannya mirip ya?
15 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
Ujang Suryana jawabannya TIDAK…TIDAK…TIDAK…
14 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso yang mirip IGI dengan PGRI atau apa p sopyan?
14 jam yang lalu · Suka
Sugiarta Vedc Mas agung, profesional pasti sejahtera, kalau belum sejahtera pasti belum profesional! Setuju?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
14 jam yang lalu melalui · Suka
Setyo Purnomo ‎”pasti” Pak ? wah … kalau bgitu pendidikan “pasti” akan lebih baik … kan sejalan dg semangat sertifikasi guru🙂
14 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi soal amanah itu soal lain. dalam organisasi sebenarnya tidak mengenal amanah yang ada akuntabilitas dan transparansi. pengelolaan uang masuk dari mana dan keluar untuk apa itu harus diperlihatkan kepada publik/anggota organisasi.

==>>
banyak yang belum terbiasa transparan ya ? takut ? buktikan…..
13 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi saran : untuk visi IGI di revisi, karena kalo memeperjuangkan itu (menurut hemat saya) misi, proses untuk mewujudkan cita2, visi itu sendiri merupakan cita2, bukan proses !
12 jam yang lalu · Suka · 1
Irsan Sanusi
IGI juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang siap berpartisipasi dalam pendanaan kegiatannya. Beberapa mitra yang pernah, dan bahkan sampai sekarang sering mendukung kegiatan IGI antara lain:
1. Intel Indonesia Corporation
2. Pertamina
3. Telkom
4. Axioo
5. Indosat
6. Acer
7. HP Compaq
8. Pesona Edukasi
9. dan lain-lain.
(http://www.igi.or.id/3-views.php?subaction=showfull&id=1245465784&archive&start_from&ucat=27&)

==>>
Bagaimanakah bentuk dari akuntabilitas dan transparasi IGI ?
12 jam yang lalu · Suka · 1
Irsan Sanusi
Sekretariat Pusat Ikatan Guru Indonesia

Jl. Jatipadang 23 Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Phone (021) 7883-6778, Fax (021) 7884-7363
Website: http://www.igi.or.id
Email : info@igi.or.id

Untuk berhubungan dengan Ikatan Guru Indonesia, silakan kirim email kepada pengurus pusat:
– Satria Dharma (Ketua Umum): satriadharma@igi.or.id
– Mohammad Ihsan (Sekjen): ihsan@igi.or.id
(http://www.igi.or.id/3-views.php?subaction=showfull&id=1245466179&archive&start_from&ucat=27&)

==>>
berikut di atas, merupakan page dari tajuk “pengurus” di web IGI, hanya berdua kah pengurus IGI ? atau susunan pengurus nya belum di cantumkan seluruhnya di page pengurus ?
12 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi untuk berikan lagi daya tarik dan gairah berorganisasi untuk guru, sebaiknya susunan pengurus IGI di cantumkan keseluruhannya beserta tempat bertugasnya dengan jelas, agar lebih akrab dengan publik !
12 jam yang lalu · Suka · 1
Sopyan Maolana Kosasih waaah pak irsan gak baca AD, laporan keuangan diberikan kalau perlu…
11 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Irsan Sanusi hmm…
7 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Sopyan Maolana Kosasih iyakan?
6 jam yang lalu melalui seluler · Suka
Irsan Sanusi berarti kalo ngk perlu ngk usah di publis ya laporan keuangan nya ? terutama yang dari sponsor, sampai bantuannya ada yang 1 M juga, kalo emang dipandang ngk perlu, ngk usah di publis ya ?
3 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi kalo kata AD/ART nya gitu.. ya… apa mau dikata ?
2 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso ‎”makanya guru jangan berorganisasi… ngajar saja yang profesional.. organisasi nanti kan ada ngurus sendiri…” ditambah “nanti kalo guru berorganisasi kan terus ninggalkan muridnya.. siapa yang ngajar?.. maka biarlah organisasi profesinya kami yang urus”
2 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi emang pa Budi Sudiarso kerja dimana ? ngk ngajar ?
2 jam yang lalu · Suka
Budi Sudiarso saya guru pak.. saya ngajar SMP..Mata pelajaran Matematika..itu saya beri tanda kutip pak..menirukan ucapan seseorang…
2 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi owh….. maaf salah persepsi… he he…
2 jam yang lalu · Suka
Irsan Sanusi jadi boleh ya organisasi profesi guru di didirikan dan diurus oleh selain guru ?
2 jam yang lalu · Suka
Deetje Karu Maaf pak Budi Siadiarso… konteks di atas cukup jelas, bahwa yang mengurus organisasi itu adalah guru… klo yang ngurus orang yang tidak kompeten di bidang ini,,mungkin saja jadinya tambah ngawur
2 jam yang lalu · Suka · 1
Budi Sudiarso kenyataan di Indonesia boleh gitu pak… itulah Bu Deetje Karu.. saya membandingkan organisasi profesi guru dg IDI .. yang mengeluarkan sertifikat profesi dokter itu IDI..tapi kalo guru yang mengeluarkan sertifikat profesi bukan PGRI atau IGI atau organisasi profesi guru…tapi malah PT/dosen…makanya susah..
2 jam yang lalu · Suka · 1
Deetje Karu
Pak Budi Sudiarso…Mungkin pemikiran kalangan atas, yang lebih kompeten untuk menilai guru adalah PT,,,karena anggapan mereka bahwa PT memiliki banyak Prof n Doctor, sedangkan guru umumnya S1 jadi lebih kompeten dong yang latar belakang pendidikan tinggi… guru mungkin ga dianggap… Jujur saja sewaktu saya ikut PLPG, widyaswara yang menyajikan materi, hanya satu yang aku akui,,, karena pada saat saya menaggapi materinya, dia langsung memberikan permasalahan pada pertanyaan saya,,, saat itu saya berusaha untuk berpikir agar bisa memecahkan masalah tersebut… salut n bukan hanya saya yang salut tapi hampir semua yang di kelompok aku… jadi dapat saya simpulkan bahwa cara guru dan dosen mengajar, sangat berbeda… tapi ukan umumnya karena sewaktu saya kuliah DIII di Malang, wah… ini baru dibilang super … nilainya saja pelitnya minta ampun, disiplinnya luar biasa n dosennya menuntun mahasiswanya dalam menyelesaikan tugas… mungkin kalo ada lagi PLPG, pak Budi Sudiarso bisa mengusulkan agar IGI menjadi penyelenggaranya biar saya juga ikut nimbrung… hahahahaa… Ini Proyek Pak….
33 menit yang lalu · Suka

Kategori:Uncategorized Tag:,
  1. 26 November 2012 pukul 2:47 pm

    mumpung Hari Guru Nasional masih anget, izinkan saya urun komentar.
    Makin banyak oragnisasi = makin banyak pilihan. Yg butuh mengembangkan karir politik, bonceng kendaraan yg punya trayek ke kursi2 kekuasaan. Yg butuh mengejar kesejahteraan, gabung ke wadah yg jd tukang nuntut hak kesejahteraan. Yg suka mengembangkan profesionalisme keguruan, ikuti wadah yg peduli. Yg tak suka masuk belenggu cem-macem, bebaskan diri berkelana ke segala rimba.
    Penting, fastabiqul khairat!

  2. 19 April 2013 pukul 10:59 am

    Which was each exciting too as insightful! Thanks for sharing
    your ideas with us.

  3. 23 Mei 2014 pukul 9:16 pm

    PGRI sepertinya sudah mulai menghilang nama dan simbolnya ya mas, heehee salam kenal

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: