Beranda > motivasi > Menulis Setiap Hari?

Menulis Setiap Hari?

Cukupkan Dengan Menulis Setiap Hari?
Pertanyaan itu tidak saya tujukan kepada siapapun, bahkan kepada diri saya sendiri saya tak berani menanyakannya. Dan inilah pertanyaan terbodoh. Mengapa terbodoh? Ya, pertanyaan terbodoh adalah pertanyaan yang tak pernah dilontarkan.🙂

Om Jay, dan juga beberapa kawan yang lain senantiasa menyarankan agar kita menulis setiap hari. Jangan tidur sebelum menulis, atau menulislah sebelum tidur. Lalu tunggu apa yang akan terjadi. Sebagai yang baru belajar, saya mengikuti petunjuk yang bijak dari insan-insan yang bijaksana itu. saya menulis hampir setiap hari, bahkan bisa lebih dari satu tulisan. Entah sudah berapa tahun saya menulis blog, catatan fb, dan lainlain. Apa yang terjadi? Saya menghasilkan banyak tulisan.

Pertanyaan selanjutnya, apakah perut kita akan menjadi kenyang dengan menghasilkan banyak tulisan? Ah, inilah pertanyaan bodoh yang kedua. Pertanyaan yang dilontarkan tanpa landasan pemikiran. Namun demikian, nampaknya pertanyaan ini sedikit megganggu pikiran saya. Benar, saya banyak menuliskan tulisan. Bagi saya itu tak jadi masalah, karena tanpa menulispun perut saya akan bisa kenyang. Yang membikin perut kenyang tentu bukan tulisan, namun sesuatu yang kita makan. hehe.. OK. Saya paham maksud pertanyaan ini. Apakah tulisanmu telah memberikan keuntungan materiil kepadamu? mungkin begitu maksud pertanyaan itu. Jikalau tidak, tuntutlah Om Jay dan kawan-kawannya karena telah menyesatkanmu. waks??

Kita bicara, tentu berdasar pengalaman yang ada, Kawan. Om jay berani melontarkan statement yang demikian tentu bukan tanpa alasan dan landasan pemikiran. Beliau sendiri telah membuktikannya. Bahwa menulis telah mengubah dunianya. Menulis setiap hari telah mencerahkan kehidupannya, juga menerangi makhluk yang ada di sekitarnya. Tapi kenapa saya..? STOP! jangan lanjutkan.

Menulis, tentu tak sekedar menulis. Pertama, menulislah tentang hal-hal yang bermanfaat bagi ummat. Kedua, Konsistenlah dengan apa yang telah engkau tuliskan. Ketiga, seriuslah. tekuni dunia menulis itu dengan sungguh-sungguh. Lalu bersabarlah. Om Jay dkk telah bertahun-tahun menulis, bahkan tulisannya sudah ribuan. Terakhir, jangan lupa memasarkan, mengaarkan kepada khalayak akan kehebatan tulisanmu itu. Ambil hati mereka, juallah diri dan kepercayaanmu. Niscaya segera datang perubahan itu.

O.Ow…terima kasih…
ternyata saya salah. selama ini saya menulis, namun tulisan itu tersebar di banyak tempat. Kesalahan selanjutnya, saya tak pernah berkabar akan tulisan itu.

salam.
Rupanya lapak ini tak lebih menarik dari tetangga sebelah.
Bisa jadi hanya belum.🙂

Kategori:motivasi
  1. 30 April 2012 pukul 4:47 am

    Setuja pak brooo. Menulis tidak akan menghasilkan perut kenyang, KECUALI “tulisan disengaja dibuat untuk menghasilkan uang” ya

    Hari ini makan apa ya? Atau hari ini bisa makankah?
    1. Ah aku mau puasa dulu, atau
    2. Aku mau makan pisang aja dah.
    3. …

    Tanya jawab seperti itu juga tulisan ya😉

    Sorii brooo, cuman mau sharing aja.

  2. 6 Mei 2012 pukul 9:41 am

    nulis komentar ah

    • 6 Mei 2012 pukul 10:34 am

      silahken saja, Mas SG. wehehe…
      Selamat sore…

      • 6 Mei 2012 pukul 10:39 am

        selamat sore, pak guru…hehe. gara2 tulisan ini saya jadi pengin menulis kenapa dan bagaimana saya menulis

        Selamat sore

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: