Beranda > Uncategorized > Deritanya tiada Pernah Berakhir

Deritanya tiada Pernah Berakhir

puisi yang kucolong dari status pesbuk Mas Gusblero free.


/1/
TIAP TAHUN
kita mengulang hari-hari yg
sama, Ida…..orang-orang mengucapkan
selamat ulang tahun….orang-orang
mengucapkan selamat membangun….tapi
semuanya tak bisa melenyapkan hidup dari
kejumudan yg sama….hingga aku tak perduli
lagi apakah tahun ini jg akan meriah spt
biasanya, satu hal jelas aku bahagia bisa
memilikimu….

O Dewi Kwan Im….jangan lagi engkau kirimkan padaku babi… ♥

/2/
METAMORFOSIS CINTA

Begitulah cinta-katanya
Deritanya tiada akhir
Aku membeli bunga
Katakanlah mawar

Seorang menyebutnya melati
Kau bilang edelwis
100 nama bunga
Kutanam untukmu

Setiap pagi matahari
Menumbuhkannya
Butiran embun memekarkannya
Kupu-Kupu membungakannya

Lalu kupetik
Kupersembahkan padamu
Ialah setangkai bunga katakanlah
mawar
Seorang menyebutnya melati
Kau bilang edelwis

100 nama bunga
Sebagai tanda cinta
Harumnya…

Setiap pagi matahari membakarnya
Butiran embun mencairkannya
Kupu-kupu menghisap sarinya

Begitulah cinta-katanya, deritanya
tiada akhir….!

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: