Beranda > Uncategorized > Buku dan Sahabat

Buku dan Sahabat

Siang tadi (7 januari 2012), saat di perjalanan menuju kampus PGSD Karanganyar Tugu Semarang, saya mendap SMS dari seorang teman yang intinya ada tiga. Pertama, minta info jika ada pelatihan motivasi. Ke dua, “jika ada ilmu yang bisa dibagi saya tentu akan senang menerimanya,” artinya teman saya itu mnta diberi nasehat atau lebi tepatnya motivasi. Ke tiga, menginformasikan bahwa dirinya lagi borring.

Membaca SMS itu, terusterang saya kaget. Bukan karena isinya, namun karena si pengirim adalah orang dalam pandangan saya adalah orang yang telah terbukti begitu tangguh menghadapi masalah hidup. Karena anggapan saya yang demikian itu, maka saya tidak menaggapinya dengan serius. saya katakan kepadanya bahwa saya sedang miskin garam untuk dimasukkan ke lautan lepas. Ha.ha.ha…๐Ÿ˜€ Dia tertawa. heran saya ini, orang yang katanya lagi bad mood, tibatiba saja tertawa lepas. Sudah gila mungkin teman saya itu.๐Ÿ™‚

Setiap orang, siapa pun itu, tentu punya masalah. Hanya kadarnya saja yang berbeda, dan akan semakin beda setelah kita menyikapi masalahnya. Ada orang yang tertimpa sedikit masalah langsung KO, namun ada yang hingga dikejarkejar hantu pun tak pernah ada rasa takut yang bisa menghampirinya. Dia tetap tegar, tetap bersahaja. Bagi ummat muslim, tentu tahu dan meyakini bawa Allah tak akan pernah memberika beban yang melebihi kapasitas orang tersebut. sebesar apapun masalah yang menimpa kita, tentu masih dalam kadar yang sesungguhnya kita masih mampu memikulnya. Allah Maha Menakar, tak akan salah dalam menimbang beban. Lalu untuk apa kita berkeluh kesah, menyesali nasb yang lagi kurang menguntungkan? kita ini seringkali lupa di saat senang, dan baru ingat di saat tertimpa masalah yang lumayan. Sangat manusiawi.

Semenjak masih dalam “perjuangan” dan beberapa saat setelah “merdeka,” saya berusaha membeli dan mengumpulkan buku dan sahabat sekuat tenaga dan sebanyakbanyaknya. Untuk apa? Buku ya untuk di baca, bukan untuk dijadikan bantal atau pajangan. Setiap kali gundah dalam masalah, maka tips yang selalu saya lakukan adalah menyendiri di dapur sembari udut dan bercinta dengan satu dua buku. Setelah bebrapa ilmu terserap, maka saya obrolkan dengan beberapa sahabat untuk penguatan. Memotivasi diri, namun dengan medium penyampaian kepada sahabat. Selain itu, tentu sahabat yang kita ajak berbincang juga akan mengeluarkan ilmu yang dimilikinya. Begitulah. Kita tak akan nampak sedang curhat, namun lebih ke situasi diskusi, diskusi mengenai masalah yang sebenarnya baru kita hadapi.

Buku apa yang menarik untuk dibaca? semua buku. Bisa filsafat, agama, sosial, motivasi, bisnis/wirausaha, dan lainlain. Semua ilmu harus kita pelajari. Tentu, untuk memotivasi diri pada saat dibutuhkan. Dan tentu, untuk teman pada saat kita diperlukan.

Khoiru jaalisin fii zamaani kitabun
(sebaik-baik sahabat di setiap waktu adalah buku)
______________________________________
gunungpati, 10 januari 2012

Kategori:Uncategorized
  1. 10 Januari 2012 pukul 9:50 am

    ada ungkapan “bacalah satu buku, bermimpilah selama seminggu.” inspirasi dari buku bisa merentangkan wawasan dan imajinasi.๐Ÿ˜€ dan nggak ada salahnya dibagi kepada orang lain.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: