Beranda > Uncategorized > Di Sebuah Hotel

Di Sebuah Hotel

Hatiku dag-dig-dug tiada tentu, beberapa hari itu. Tibatiba saja ada yang mengajakku, menginap beberapa hari di sebuah hotel. Kacaulah pikiranku. Seumur-umur aku belum pernah menyentuh pagar hotel, apalagi masuk kedalamnya. maklum, aku orang desa. Yang ada dalam pikiranku adalah bahwa hotel adalah tempat yang harus aku jauhi. Seringkali aku baca berita yang tidak baik dari sebuah hotel. Dari kasus penyerahan uang suap, dan lain-lain. bahkan konon, ah..tak berani aku mengungkapkannya lagi. hanya akan semakin menambah ketakutan di hati ini.

Tibalah hari yang ditentukan itu. Tanggal 01 Nopember 2011, aku diboyong dengan sebuah mobil menuju sebuah hotel yang sama sekali aku belum tahu di mana keberadaannya. jam 1 siang akhirnya aku tiba di sana. Semakin takut. Tak heran, karena ini kali pertama aku akan menginap di hotel. Pikiranku hilang, entah kemana. Kucarai, ketemu, lalu kembali; pikiranku lari dan pergi. Lama tak kembali. Maka selama di hotel, otomatis aku tak mampu berpikir lagi. Ah, manusia macam apa aku ini? Registrasi.

Ya, aku diajak rekanku untuk registrasi, mendaftarkan diri. Chek In istilahnya kalau gak salah.
“Kamar 9,” kata temanku.
aku segera mencari ruangan itu.
“Blok A, paling depan,” tambahnya.
Oh, bangunan panjang itu rupanya. Ternyata tak seperti yang kuduga, bangunan hotel itu sederhana saja. Sederet kamar sejumlah 10 biji dengan masingmasing satu pintu menghadap ke barat. Ada sebuah kamar mandi di masingmasing kamarnya. Aku langsung menuju kamar 9 yang tentu berdampingan dengan kamar 10.

Oh, iya. Ada baiknya hal ini aku ceritakan juga. Sebelum masuk hotel itu, aku diajak berkeliling daerah itu. mutarmuter, hingga berhenti di sebuah tempat parkir semacam terminal. Nyate kambing. Ya, hampir setahun aku tak makan sate kambing. Kali ini kesempatan itu datang. Tapi oh, daging kambingnya tak segar lagi. Beberapa tusuk dikeluarkan dari sebuah kotak berwarna putih, dan daging itu diselimuti es. aneh sekali. Baik, aku pilih bakar sendiri. hawa yang dingin, pasti lebih hangat di dekat api.

“Di belakang warung ini ada sebuah Gang. Namanya Gang Sadar,” kata temanku.
“Gang Sadar?” tanyaku.
“Ya, benar,” jawabnya.

Cukup sampai di situ. Aku tak lagi banyak bertanya tentang hal ihwal yang berkenaan dengan Gang itu.

Kembali ke hotel.
Jam 3 sore kirakira. Aku diajak berkeliling hotel, oh, ternyata luas sekali. Ada kolam renang, ada kolam terapi ikan, ada pula banyak hewanhewan. Dari kethek hingga burungburungan. Ah, pasti pemilik hotel ini kaya sekali. Entah berapa hektar tanah yang ia kuasai, dengan berpuluh kamar yang ada. Setiap hari penuh pengunjung, katanya.
Sungguh aku tak lagi mampu memikirkannya. Higga kini pikiranku yang pergi belum juga kembali.

Sore menjelang.
Aku berganti pakaian, tentu harus mandi duluan. Ternyata aku tidak sendiri di kamar itu. Ada teman yang harus bersamaku setiap waktu. malam pun datang. Inilah malam pertama aku berada di hotel yang tak berbintang. Kuharap tidurku akan tenang. Di kamar hanya tersedia sebuah TV, yang aku sungguh tak suka menontonnya karena tidak terbiasa. Terus terang dirumah aku tak memilikinya. Keinginanku hanya satu. Tidur tenang tanpa ada yang menggangu.

Namun, oh. Aku kembali keliru. Tepat di sebelah kamarku, ada sebuah ruang remangremang. semenjak sore tadi hanya terdengar suara orang bernyanyi. Tiada henti, hingga malam hari. Aduh, berisik sekali. Aku tak mampu memejamkan mata sama sekali. Aku bertanya. Ternyata itu yang disebut ruang karaoke rupanya. Penasaran, aku mencoba lewat ke depan. ada banyak orang bergerombol, yang wanita orang-orang miskin rupanya. Baju, oh, pakaian mereka tak ada yang lengkap. Tak mampu beli, itu mungkin sekali. Serba ketat, mini sekali.

Malam pertama di sebuah hotel, aku tak bisa memejamkan mata. Suara nyanyian dari ruang yang bersebelahan, sungguh tak mengenakkan. Ingin gabung, jelas tak diperkenankan. lalu di hotel ini, aku mau diapakan??

Nov, 2011.

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. 24 November 2011 pukul 9:58 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: