Beranda > guru, motivasi, sains, Uncategorized > Sekolah Libur, Murid Libur. Guru??

Sekolah Libur, Murid Libur. Guru??

Mulai hari senin, semua sekolah dan juga siswa di jawa tengah libur. Libur? ya. Pasti seneng bukan?

Sekolah boleh libur, namun harap dicatat; belajar tak boleh libur, belajar tak harus berhenti. Justru sebaliknya, di saat libur sekolah seperti inilah kita dapat mencari tambahan pengetahuan yang tidak bisa kita dapatkan di bangku sekolah. Sebagai siswa, kita bisa bebas ke perpustakaan seharian, bisa ke tokotoko buku berlamalama (tidak harus beli lho ya?!), bisa mengikuti pelatihanpelatihan, dan banyak lagi kegiatan positif demi menambah wawasan.

lalu bagaimana dengan guru? Libur, bukan berarti kegiatan keilmuan juga berhenti. Konon, ada beberapa kebiasaan di negara lain, saat liburan sekolah seperti ini maka dimanfaatkan untuk meng Up Date kemampuan diri antara lain dengan mengikuti seminar, pelatihan, diskusidiskusi, dan lainlain. Tentu saja guru tak boleh sampai tertinggal informasi dan teknologi yang berlari kian cepat. Hanya sayangnya, di kebanyakan daerah guru akan mengalami kesulitan untuk menemukan kegiatankegiatan pelatihan. Maka yang terjadi kemudian, waktu liburan sekolah hanya dimanfaatkan untuk menghamburhamburkan uang, bertamasya. Alasannya, me-refress pikiran. walah.

Nah, ternyata ada juga yang kurang sreg dengan banyaknya waktu libur yang dimiliki guru seperti sekarang ini. Satu di antaranya adalah Direktur jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Baedhowi.
Hal terpenting bagi seorang guru adalah dedikasi. Termasuk dalam hal penelitian, mestinya guru juga bisa melakukannya di saat hari-hari libur sekolah yang lebih banyak ketimbang hari-hari libur pegawai negeri sipil lainnya. “Jadi, yang terpenting dedikasi dan pengabdiannya sebagai guru,” kata Baedhowi.

Sayangnya, dinas pendidikan kota/kabupaten juga jarang yang peduli dengan hal ini. Dinas senantiasa menuntut kemajuan pendidikan, namun tak mau melaksanakan kegiatan yang mampu menambah wawasan bagi guru.

salam,
SR

  1. 18 Juni 2011 pukul 11:59 am

    Sekolah libur berarti yang bersekolah ya libur. sedangkan guru kan kerja semestinya gak libur. Saya pakek logika aneh

    • 21 Juni 2011 pukul 5:55 pm

      yups. Tul Pak. Mestinya guru ya gak boleh libur ya Pak? Bayarane gedhe kok sering libur. he.he..
      makasih logikanya Pak..

  2. 22 Juni 2011 pukul 1:58 pm

    hmm .. kalau dinas ndak bikin acara pelatihan pas liburan, guru kan bisa bikin proyek utk meng-upgrade diri. negbelog aja toh, pak.

  3. 23 Juni 2011 pukul 9:05 am

    mari ngeblog. sepakat dg p.wali tuhu..

  4. 24 Juni 2011 pukul 5:56 am

    kalau kegiatan yang diadakan oleh dinas sering gak ada manfaatnya, kita bisa meningkatkan keprofesionalan berkelanjutan dengan otodidak ya pak, blogwalking misalnya

  5. 29 Juni 2011 pukul 2:19 pm

    Wah, saya ini sudah seperempat abad lebih menjadi guru. Tetapi belum pernah libur seratus persen. Begitu pun liburan sekolah tahun ini baru libur tanggal 29 saja karena tanggal di kalender berwarna merah. Hari-hari masih diwarnai wajah pekerjaan sekolah. Belum sempat menjamah pekerjaan rumah. Apalagi refresing yang mewah-mewah ….

  6. rindi antika
    1 Juli 2011 pukul 9:02 am

    tul3x … memang betul banget itu . saat murid libur,sekolah libur kan kesempatan bagi guru menambah-nambah nutrisi keguruannya . kita makan gaji sebulan penuh ya malulah mestinya dgn masyarakat (yg nampak mata) apalagi punya malu dgn diri sendiri akn lebih baik artinya mampu introspaksi diri(malu sm yg membuat hidup . litakan digaji dr duit pajak artinya duit mayarakat,lg pula masa ank2 diberi dri penghslan yg krg pas kan kasihan hari depannya kelak .

  7. rindi antika
    1 Juli 2011 pukul 9:20 am

    pak sy senang sekali bisa menemukan blog bapak . ini sangat bermanfaat banget bagi sy . sy ingin sekali belajar dari blog ini ,banyak yang ingin sy ketahui yg berkaitan dgn tgs dan profesi guru . seringkali sy merenung bhw sy blm bisa berbuat yang terbaik karena msh banyaknya kekurangan sy dlm hal ini . saya berprinsip hari esok harus lebih baik dari hari ini . sy jugamasih belajar dgn internet , banyak hal yg sy dapatkan . mohon saran dari bapak untuk sy . trimk

  8. 24 November 2015 pukul 9:49 pm

    yg komen guru ga boleh libur dengan alasan sudah dibayar / digaji besar… bener-bener ga pake otak… coba deh lihat peraturannya..ada ga libur untuk guru seperti pegawai lain yg bukan guru/dosen…??? terus kapan dong guru bisa libur…???
    Mestinya yang harus kalian komentari adalah para pejabatnya yg bikin aturan libur itu… sudah waras kah mereka dalam bikin aturannya terutama untuk guru…???

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: