Beranda > motivasi, sains, Uncategorized > Menanam Jagung

Menanam Jagung

ayo kawan kita bersama

menanam jagung di kebun kita

ambil cangkulmu, ambil pangkurmu

kita bekerja tak jemujemu

cangkul, cangkul, cangkul yang dalam

menanam jagung di kebun kita

Ya, lagu itu biasa kita nyanyikan semasa SD. Masihkah anak SD sekarang ini diajari lagu menanam jagung itu? semoga saja masih. Mengingat lagu itu, maka saya juga teringat akan seorang teman, yang ketika saya pameri bahwa saya masih suka berkebun, mengeluh tak bisa berkebun karena hidup di lingkungan perumahan. Sayapun heran. Muncul pertanyaan dalam benak saya, apakah untuk bisa berkebun harus hidup di tengah hutan?

Inilah kesalahan kita. beberapa waktu yang lalu, saya melihat berita bahwa di sebuah negara ada seorang yang sangat kreatif dengan menanam rumput di atas mobilnya. Juga banyak bisa kita lihat, bagaimana orang bisa menanam berbagai macam sayuran di dalam polibeg.

Di negara jepang (kalau gak salah) banyak orang yang memanfaatkan lahanlahan sempit untuk sekedar menanam sayur. Nah, apakah ruangan yang tersisa di rumah anda, sudah dimanfaatkan untuk menanam sayurmayur?

jika belum, mari kita mulai dari sekarang.

  1. 9 Juni 2011 pukul 3:03 am

    mantabs….
    Pak tani…

  2. 7 November 2011 pukul 9:58 am

    Sementara menanam padi dulu saya nanam jagungnya di akhir musim hujan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: