Beranda > guru, motivasi, Uncategorized > Jangan Paksa Saya untuk menulis

Jangan Paksa Saya untuk menulis

dari kebanyakan kasus yang saya temui, anak dokter seringkali akan kuliah di kedokteran, anak guru akan kuliah di keguruan, anak pedagang akan dilatih berdagang sejak kecil. memang ada juga yang tidak demikian, maka di depan saya pertegas dulu dengan kata “kebanyakan”. artinya, tidak semuanya begitu.

nah, pertanyaan saya kemudian, jika bapaknya koruptor apakah anaknya juga akan dipaksa atau setidaknya diajari menjadi koruptor? tentu tidak kan? jika bapaknya maling, apakah anaknya juga akan diajari dan dipaksa menjadi maling? wah. kalau ini kelihatannya mungkin..:D

Sekarang, bagaimana dengan anda? apakah anda pernah dipaksa oleh orang tua anda untuk menjadi seperti bapak anda? Maksud saya, jika bapak Anda PNS, apakah anda terlalu dipaksa dan dikejarkejar oleh orang tua anda untuk segera menjadi PNS? Jika ya, kemudian bagaimana sikap anda?

dalam kasus semacam ini, saya melihat, ternyata secerdas apapun seseorang, seringkali mereka berpikir picik. keahliannya hanya ada pada satu bidang tertentu yang digelutinya. dalam pikirannya, seakan anaknya tak akan sukses jika tidak seperti dirinya. Anehnya, hal semacam ini tidak hanya berlaku pada orang tua terhadap anaknya. Contoh, saya melihat banyak guru yang sukses dalam kepenulisan, kemudian (seakan-akan) memaksakan kepada semua guru agar bisa menulis. Guru harus belajar menulis, agar bisa kaya seperti mereka. padahal, sukses dan prestasi tak sebatas pada tulismenulis. dan anehnya lagi, guru yang tidak bisa nulis akan minder dengan guru yang bisa nulis semacam ini, seakan ketemu dengan DEWA dari kahyangan. repot memang.

padahal saya berkeyakinan, jika guru yang penulis ini saya ajak macul di sawah atau ngarit (mencari rumput) mereka tak akan mampu.🙂 Mari PD dengan ketrampilan yang kita miliki, meski sekecil apapun. tak perlu berkecil hati, tak perlu minder jika belum mampu menghasilkan tulisan. dan saya juga.😀

Jangan paksa saya, untuk pintar menulis sepertimu. wkwkwk..

  1. 31 Mei 2011 pukul 6:42 am

    Memang segala suatu, termasuk menulis, tidak boleh dipaksa

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: