Beranda > guru, motivasi, sains > “AKU INGIN SATU ANGKA SAJA!”

“AKU INGIN SATU ANGKA SAJA!”

All England, Wimbledon, Inggris adalah arena bergengsi bagi bangsa Indonesia dan khususnya bagi atlit pebulutangkis Indonesia. Beberapa nama Indonesia mengukir nama emas dan memotivasi atlet-etlet muda yang terus saja menyelamatkan wajah bangsa kita tercinta. Mulai dari Tan Joe Hok, Ferry Soneville, Rudy Hartono, Mulyadi, Dharmadi, Chun Chun, Johan Wahyudi, Christian, Adhe Chandra, Icuk Sugiarto, Lim Sui King, Taufik Hidayat dan lain-lain. Yang menarik adalah Kasusu Rudi Hartono, nama yang sangat legendaris, 8 kali menjadi juara tunggal dan hingga saat ini belum ada yang menyamainya apalagi mengunggulinya.

Rudi Hartono layak mendapat bintang Mahaputra; karena ia memang maestro bulutangkis bahkan di dunia olah raga Indonesia. Ia memang sangat disiplin dan tak pernah mengecewakan pelatihpelatihnya seperti Almarhum ihsan dan Prof. Drs. Tahir Djide. Ia menunjukkan keteladanannya dan para yunior sangat meneladaninya.

Pada suatu kejuaraan all england, Rudi Hartono berhadapan dengan Sture Johnson, juara Eropa asal Swedia yang sedang pada puncaknya. Situasi semifinal benarbenar kritis bagi Rudi; set pertama Sture Johnson unggul 15-4 dan set kedua ia memimpin 14-0. Pendengar RRI benarbenar terhenyak, bahkan penyiar Sambas seperti kehilangan gairah, satu angka lagi habislah Rudi Hartono.

“Alhamdulillah…” teriak Sambas “Shuttle cock berpindah ke tangan Rudi, marilah Saudarasaudara sebangsa dan setanah air kita berdoa agar Rudy dapat keluar dari kesulitan ini,” suara Sambas bergetar. “Aku ingin satu angka saja,” kata Rudy ketika memulai service yang melambung ke belakang. sature mencoba membalas ke belakang, dan gagal. Satu angka buat Rudy.

“Aku ingin satu angka lagi,” kata Rudy yang pulih kepercayaannya dan terjadilah 2-14, 3-14, dan Rudy menyamakan kedudukan 14-14, sehingga membuat Sature Johnson kehilangan kepercayaan. Set kedua dimenagkan Rudy 17-14.

Set ketiga, lagilagi Rudy berkata; “Aku ingin satu angka lagi… aku ingin satu angka lagi,” dan set ketiga berakhir 15-0 untuk Rudy Hartono. Sungguh luar biasa, decak kagum kata Sambas membahana di stadion wembley. Rudy maju ke vinal melawan finalis dari denmark, Spen Pri. Di finalpun Rudy menyapu Spend Pri dan kembali dieluelukan di Jakarta dengan All Englandnya.

“Jika melawan rudy, sebelum angka 15, belum menang,” komentar Puch Gunalan, seorang pebulutangkis Malaysia.

Bagaimana Dengan Piala Sudirman, Sodarasodara??

Kategori:guru, motivasi, sains
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: